China dan AS memang terus memberlakukan perang tarif bea masuk dalam setahun terakhir. Karena ketakutan akan perang dagang ini membuat eksportir China memajukan tanggal pengiriman untuk menghindari kenaikan tarif tersebut.
Data pasar pengiriman online Freightos menunjukkan harga kirim peti kemas dari China ke AS melonjak lebih dari 100% sejak akhir 2017 lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Baca juga: China Pangkas Tarif Impor Otomotif dari AS |
Keuntungan tersebut dikarenakan tarif pengiriman dari China menuju Pesisir Barat AS melonjak 128% dari tahun lalu. Sementara untuk pengiriman dari China ke Pesisir Timur AS meningkat menjadi 123% dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Berbanding terbalik dengan pengiriman dari China ke Eropa Utara yang hanya naik 11% di periode yang sama.
Bahkan, sebelum kenaikan tarif yang diumumkan bulan September, banyak importir China yang telah menimbun kontainer di pelabuhan untuk meningkatkan ekspor.
"Banyak importir dari China yang memajukan tanggal pengiriman sebelum kenaikan tarif sebesar 10% di tanggal 1 Januari. Sebab, di tanggal tersebut harga di kawasan transpasifik akan meningkat, tetapi ada batasan untuk berapa banyak muatan yang bisa diangkut menuju AS," jelas CEO Freightos Zvi Schreiber.
Tarif Amerika atas impor Cina senilai US$ 200 miliar akan meningkat tajam pada 1 Januari. Namun, hal tersebut ditangguhkan setelah Presiden AS Donald Trump dan Presiden China Xi Jinping bertemu dan memutuskan untuk gencatan senjata 90 hari.
Tonton juga 'Ketegangan Perang Dagang AS-China, Beijing Balas Naikkan Tarif':
(fdl/fdl)












































