Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 22 Des 2018 14:27 WIB

Susi dan Jerinx 'Adu Mulut' di Twitter Soal Reklamasi Teluk Benoa

Danang Sugianto - detikFinance
Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti/Foto: Grandyos Zafna Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti/Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti beradu pendapat dengan musisi asal Bali, Gede Ari Astina alias Jerinx di Twitter. Twitwar itu terjadi saat membahas masalah reklamasi.

Awalnya Jerinx memposting tentang akunnya yang diblok oleh Susi pada 20 Desember 2018 kemarin. Dia merasa Susi tidak suka dengan dirinya yang lantang menyuarakan tolak reklamasi Teluk Benoa, Bali.

"Sejak diblok saya sudah curiga sama @susipudjiastuti. Blio spt selalu ga mau ada band saya di tiap acara bertema lingkungan yg blio ikuti di Bali. Ya samalah polanya spt kampanye kelola sampah kaum ningrat. Suka main aman, jadi fokusnya ke hal yg gak fatal. Its all make up," kata Jerinx.

Di cuitan lainnya, Jerinx mengomentari sebuah berita tentang penjelasan Susi yang telah menerbitkan izin baru reklamasi di Teluk Benoa, Bali.


"Jago amat ngeles bu @susipudjiastuti. Ibu bisa bodohi media & awam tapi tidak dengan @ForBALI13. Kenapa setiap ke Bali selalu ga mau ketemu kami? Dimarah ya sama koko TW temen ibu sejak SMP?," sindirnya.

Sindiran itu kemudian ditanggapi oleh Susi. Jerinx mengajak Susi untuk berdebat di Twitter secara terbuka tentang Reklamasi Teluk Benoa. Susi pun sudah tak lagi mem-block akun Jerinx, dan Jerinx ajak debat setelah makan siang.

"ONLY Selama you objective, tidak membawa politik, agama, suku,pribadi, hatred," jawab Susi.

Sebelumnya, Susi juga mem-posting sebuah video dari Youtube yang bersisi tentang tanggapan KKP terkait reklamasi Teluk Benoa. Dirinya pun meminta Jerinx dan pengguna Twitter lainnya yang mendebatinya untuk melihat video tersebut.

"Rekam saja penjelasan saya di Youtube terus bikin autoplay berapa jam sekali diputar. Biar ingat sampai ke sumsum," ujarnya.

"Terus setelah nonton youtube penjelasan saya anda samaka dengan tulisan ini atau artikel itu yg mengutip kata saya. Baru you omong lagi sama saya. Jangan suruh saya counter yg ditulis/ dikutip atas apa yg saya katakan. Mengerti ??," ujar Susi.

"Sebaiknya anda dengarkan langsung saya yang omong di youtube. Link sudah saya tweet. Saya menjelaskan semua di situ," katanya.

"Terus setelah nonton youtube penjelasan saya anda samakan dengan tulisan ini atau artikel itu yg mengutip kata saya. Baru you omong lagi sama saya. Jangan suruh saya counter yg ditulis/ dikutip atas apa yg saya katakan. Mengerti ??," kata Susi.

"Sabar bu. Klarifikasinya saru persatu donk. Ntar juga saya tanggapin yg dr youtube. Ini agar clear dulu. Fokus ke protes ijin lokasi dulu jangan ngeles ke ijin pelaksanaan. Saya juga mengerti ttg perizinan reklamasi kok.....," jawab Jerinx.

"Siapa yang ngeles ???? Dengarkan youtube penjelasan saya. Kalau you masih terus tendensius omong saya ngeles etc saya pikir NO USE kita omong lagi," seru Susi.


Jerinx pun menuding Susi mengaburkan duduk permasalahan. Dia menegaskan izin lokasi merupakan bagian dari izin reklamasi.

"Perijinan reklamasi itu ada 2, yakni: 1) ijin lokasi dan 2) ijin pelaksanaan. Saya jg baca perpres no 122 th 2012 bu. Bab III kan? Maksud saya agar ibu tidak mengaburkan persoalan dgn menyatakan ijin lokasi bukan ijin reklamasi padahal ijin lokasi adlh bagian perizinan reklamasi," tegas Jerinx.

"Satu: saya ngeles Dua: saya mengaburkan Ketiga: ? Yg ke empat: you tidak pantas saya ajak bicara!," jawab Susi. (das/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com