Skema Kenaikan Harga BBM Berdampak pada Inflasi

Skema Kenaikan Harga BBM Berdampak pada Inflasi

- detikFinance
Selasa, 06 Sep 2005 18:45 WIB
Jakarta - Skema kenaikan harga BBM yang diusulkan Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro secara bertahap dengan kenaikan setiap bulannya dinilai akan berdampak pada kenaikan inflasi setiap bulan."Kalau harga BBM naik tiap bulan, berarti SK Presiden keluar setiap bulan dong. Kenapa tidak sekali dan sekaligus saja naiknya. Sekali saja sudah ramai, apalagi tiap bulan," kata Ketua Komisi VII DPR Agusman Effendi saat ditemui di Gedung DPR/MPR, Jalan Gatot Soebroto, Jakarta, Selasa (6/9/2005).Kenaikan itu dinilai masih lemah karena tidak dilengkapi spesifikasi keterangan penerima subsidi BBM yang tinggi. Agusman mencontohkan, subsidi untuk solar hanya diberikan kepada nelayan tradional, tapi tidak dijelaskan lebih rinci. "Lalu minyak tanah untuk rumah tangga kecil itu parameternya seperti apa," ujarnya.Menyinggung soal pasokan BBM untuk PLN, kata Agusman, listrik nantinya tidak akan disubsidi lagi dan PLN akan membeli BBM dengan harga pasar. "PLN harus menghitung tarif dasar listrik (TDL), dan sesuai ketentuan UU, yang memutuskan kenaikan TDL adalah pemerintah," katanya.Agusman meminta pemerintah untuk lebih tegas soal kenaikan harga BBM, begitu juga soal dampaknya. "Seharusnya pemerintah bisa menjelaskan karena masyarakat tampaknya sudah banyak yang tahu," ujarnya.Sehingga, kata Agusman, pemerintah bisa mengatasi dampak kenaikan harga BBM yang dilanjutkan dengan gejolak kenaikan harga bahan pokok. "Dan yang pasti, distribusi jangan terhambat," katanya."Setelah public service obligation (PSO) Pertamina ini dilepaskan pada 23 November 2005, pemerintahlah yang harus menjalin ketersediaan BBM," tandasnya. (mar/)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads