Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 02 Jan 2019 14:14 WIB

Gubernur BI: Rupiah Lebih Stabil dan Cenderung Menguat di 2019

Trio Hamdani - detikFinance
Gubernur BI Perry Warjiyo/Foto: Sylke Febrina Laucereno Gubernur BI Perry Warjiyo/Foto: Sylke Febrina Laucereno
Jakarta - Bank Indonesia (BI) memproyeksikan nilai tukar rupiah cenderung menguat terhadap dolar Amerika Serikat (AS) di 2019 dibandingkan 2018. Nilai tukar rupiah saat ini dinilai juga masih kemurahan.

"2019 kami masih melihat bahwa rupiah akan bergerak lebih stabil dan cenderung menguat. Kami melihat bahwa rupiah saat ini masih undervalue," kata Gubernur BI Perry Warjiyo di kantornya, Jakarta Pusat, Rabu (2/1/2019).


Menurutnya, ketidakpastian global yang terjadi di 2018 memang masih akan berlanjut di tahun ini. Itu akan cukup mempengaruhi nilai tukar, tapi ketidakpastian itu diyakini bakal lebih rendah.

"Ketidakpastian di ekonomi maupun keuangan global yang begitu tinggi di 2018 memang masih berlanjut di 2019, tapi kami perkirakan tidak setinggi yang terjadi di 2018," ujarnya.


Oleh karenanya, BI yakin rupiah di 2019 ini lebih stabil bahkan cenderung menguat.

"Dan akhirnya, karenanya, itu akan memberikan faktor positif bagi nilai tukar ke depan," tambahnya.



Tonton juga 'Ini 4 Pecahan Rupiah yang Ditarik BI':

[Gambas:Video 20detik]

Gubernur BI: Rupiah Lebih Stabil dan Cenderung Menguat di 2019

(ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed