RI Upayakan Percepat Signing Moratorium Utang pada September
Rabu, 07 Sep 2005 18:39 WIB
Jakarta - Pemerintah Indonesia tengah mengupayakan untuk mempercepat penandatanganan moratorium utang pada September ini. Karena jika tidak dipercepat, pemerintah harus kembali membayar utang untuk bulan Oktober, November dan Desember."Itu kan sesuatu yang kita hindari, oleh karena itu kita upayakan dipercepat," kata Dirjen Perbendaharan Negara Depkeu Mulia P. Nasution di Gedung Depkeu, Jalan Lapangan Banteng, Jakarta, Rabu (7/9/2005).Mulia menambahkan, beberapa negara anggota Paris Club sudah menyelesaikan draft perjanjian. "Belgia, Australia sudah. Kita menunggu jawaban dari mereka," katanya. Menkeu secara simultan telah mengirimkan surat kepada masing-masing dubes negara-negara Paris Club untuk segera menyelesaikan draft perjanjian. "Mudah-mudahan minggu ini semua dapat kita tanda tangani," kata Mulia. Ditambahkannya, hingga kini baru empat negara yang mengajukan bunga pinjaman sebesar nol persen yakni, Prancis, Kanada, Italia, dan Jerman.
(qom/)











































