Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 07 Jan 2019 11:00 WIB

Perjalanan Bisnis OPPO, dari MP3 Player hingga Smartphone

Robi Setiawan - detikFinance
Foto: Dok OPPO Foto: Dok OPPO
Jakarta - Perusahaan asal Negeri Tirai Bambu, OPPO, menjadi salah satu produsen smartphone yang populer di Tanah Air. Namun sebelum sukses menjual gawai pintar, OPPO dahulunya merupakan produsen peralatan pendidikan dan MP3 player.

PR Manager OPPO Indonesia Aryo Meidianto menceritakan sejarah dimulainya bisnis OPPO pada 2004. Menurutnya perusahaan yang didirikan Tony Chen ini memang tidak langsung terjun ke pasar smartphone.


"Awalnya (OPPO) itu MP3 player, nah awalnya lagi hanya bikin simulasi alat-alat pendidikan. Dari situ berkembang jadi MP3 player," ujar Aryo saat berbincang dengan detikFinance belum lama ini.

Lalu pada 2006 OPPO memulai mengembangkan sayap bisnisnya dengan merambah ke sektor produksi telepon genggam. Saat itu perangkat yang dijual baru sebatas feature phone. Namun penjualannya tergolong sukses.

"Dulu terkenalnya sama OPPO Smile. 2000-an itu kan sebenarnya sudah ada smartphone ya, maksudnya basisnya bukan Android, (melainkan) seperti Symbian dan lain-lain sudah ada kan. Dengan OPPO Smile itu kami bisa menjual perangkat lebih tinggi dibanding perangkat smartphone," ujarnya.

Kemudian karena respons konsumen yang baik terhadap produk feature phone-nya, OPPO pun berani bermain di pasar ponsel yang lebih canggih yaitu smartphone.

"Jadi karena feature phone itu bisa laris ketika kita jual di era smartphone, makanya dari itu kami bertransformasi berarti kalau jual smartphone bisa dong," imbuh dia.

OPPO memulai bisnisnya dengan membuka sebuah kantor utama di Dongguan, China. Sementara saat ini perusahaan telah memiliki kantor megah di kawasan Shenzen, China, yang kerap disandingkan dengan Silicon Valley di Amerika Serikat.

Saat ini pemasaran smartphone OPPO sudah merambah ke 30 negara, termasuk negara-negara di kawasan Asia seperti China, Singapura, Malaysia, Vietnam, Myanmar, UAE, dan tentunya Indonesia.


Di Tanah Air, OPPO mulai berjualan pada 1 April 2013 dengan mengenalkan OPPO Find 5. Kemudian dari situ juga OPPO mulai mengenalkan produk lainnya seperti OPPO Find 7 pada 2014, OPPO F1s di 2016, sampai yang terbaru di 2019 ini OPPO R17 Pro.

Hingga saat ini geliat bisnis OPPO di Indonesia sudah memiliki sebuah kantor pusat di Jakarta, lebih dari 20 kantor cabang, hingga 117 service center yang tersebar di seluruh Indonesia. OPPO juga memiliki pabrik perakitan di Tangerang seluas 2,7 hektare. Modal awal investasinya di Indonesia ialah sebesar US$ 15 juta. (ega/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed