Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 09 Jan 2019 13:14 WIB

Serba-serbi Perceraian Inggris dengan Eropa yang Perlu Anda Tahu

Angga Aliya ZRF - detikFinance
Halaman 1 dari 3
Foto: DW (News) Foto: DW (News)
Jakarta - Inggris rencananya akan hengkang dari Uni Eropa akhir Maret 2019. Semakin mendekati hari H, belum banyak orang yang bisa memprediksi masa depan negeri Ratu Elizabeth II itu.

Perdana Menteri Inggris Theresa May masih berjuang mempertahankan proposal Brexit (Britain Exit) di hadapan oposisi. Semua ini dilakukan supaya Brexit bisa berjalan dengan syarat-syarat tertentu daripada tanpa syarat sama sekali.

Brexit akan terjadi kurang dari 80 hari lagi, begini kira-kira situasi terkini dan prediksi yang akan datang. Apa saja pilihan buat Inggris?

Para pemangku kepentingan Inggris sudah mulai membahas proposal May pekan ini. Pekan depan akan dilakukan voting. Westminster harus memutuskan apakah menerima proposal May yaitu Brexit dengan berbagai syarat di bidang ekonomi dengan Uni Eropa, atau menolak dan menimbulkan ketidakpastian saat Brexit terjadi.

Hal ini membuat pound sterling jatuh 11% sejak April 2018. Para pelaku jasa keuangan juga kurang happy dengan situasi saat ini yang masih belum ada kepastian.



May masih harus berjuang keras meyakinkan Parlemen Inggris sebelum kembali berdebat dengan petinggi Uni Eropa.

Beberapa prediksi hasil akhirnya nanti antara lain: May dapat dukungan parlemen setelah voting dilakukan, atau bisa juga Brexit berjalan tanpa syarat, negosiasi ulang secara besar-besaran untuk syarat Brexit baru, kembali menggelar pemilu untuk Brexit, mosi tidak percaya kepada pemerintahan Inggris saat ini hingga referendum kedua.

Mari kita bahas satu persatu opsi tersebut, seperti dikutip dari CNBC, Rabu (9/1/2019). Klik selanjutnya untuk berita selengkapnya.

(ang/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed