Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 12 Jan 2019 22:00 WIB

Perusahaan Elon Musk bakal PHK 600 Pekerja, Ini Alasannya

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Kyle Grillot/Reuters Foto: Kyle Grillot/Reuters
Jakarta - Perusahaan pembuat roket milik Elon Musk, SpaceX berencana untuk mengurangi jumlah tenaga kerja. Dari 6.000 karyawan perusahaan ada 10% atau sekitar 600 orang yang akan di PHK.

Mengutip Reuters, juru bicara perusahaan menjelaskan PHK dilakukan agar perusahaan bisa lebih efisien. Karena ke depan tantangan untuk perusahaan akan lebih berat.


"Kami terus memberikan pelanggan yang terbaik dalam pengembangan pesawat antariksa, antarplanet dan internet yang berbasis ruang global. SpaceX harus lebih ramping," ujarnya dikutip dari Reuters, Sabtu (12/1/2019).

Pada Juni tahun lalu, Elon Musk sudah memberhentikan sebanyak 7 orang dari jajaran manajemen senior yang memimpin proyek peluncuran satelit SpaceX. Ini karena adanya ketidaksepakatan waktu pengembangan dan pengujian satelit Starlink.


Seharusnya Starlink SpaceX bisa bersaing dengan OneWeb dan Telesat kanada untuk memasarkan layanan internet dengan konsep baru.

Karena itu Musk memutuskan untuk memberhentikan manajer dan memboyong manajer baru dari markas SpaceX California untuk bekerja di markas Seattle.


Dalam laporan Wall Street Journal SpaceX kini sudah mengantongi US$ 500 juta dan valuasi perusahaan menjadi US$ 30,5 miliar. Perusahaan yang berbasis di Hawthorne, California itu sebelumnya telah mempresentasikan rencana perjalanan ke Mars pada 2022. Kemudian pada 2024 memiliki misi dengan membawa awak ke planet merah tersebut.

Perusahaan Elon Musk yang lain, seperti Tesla Inc pada Juni sudah memangkas 9% jumlah tenaga kerja. Hal ini juga dilakukan karena perusahaan sedang menghemat biaya.

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed