Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 14 Jan 2019 11:53 WIB

JK Sebut LRT Jabodebek Mahal, Luhut: Itu Betul, Tapi...

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan membenarkan pernyataan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) yang menyatakan pembangunan light rail transit (LRT) Jakarta-Bogor-Depok-Bekasi (Jabodebek) mahal karena dibangun melayang (elevated).

Dia bilang, LRT elevated memang lebih mahal dibanding bila dibangun di atas tanah atau non elevated.

"LRT, memang itu betul (mahal) diskusi itu, tapi memang elevated dan non elevated memang beda harganya tinggi. Karena itu dia di atas memang costnya lebih tinggi," kata dia di kantornya, Senin (14/1/2019).


Luhut mengatakan, untuk LRT selanjutnya menuju Bogor akan dibangun tidak melayang. Sehingga, tidak sampai Rp 500 miliar per kilometer (km).

"Pembangunan LRT yang selanjutnya dari Cibubur ke Bogor itu semua akan di bawah, saya kira costnya jauh di bawah Rp 500 miliar," ungkapnya.

Luhut mengaku tak tahu persis berapa beda harga LRT elevated dan non elevated. Sebab, dalam proses studi.

"Saya belum tahu persis, karena kan masih studi, saya pikir jauh lebih murah," tutupnya.

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed