Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 15 Jan 2019 14:36 WIB

Ada Stok 2,2 Juta Ton dan Panen Raya, Beras Cukup hingga Akhir 2019

Saifan Zaking - detikFinance
Foto: Sylke Febrina Laucereno Foto: Sylke Febrina Laucereno
Jakarta - Calon presiden nomor urut 02 Prabowo Subianto menyebut cadangan beras hanya mampu bertahan hingga 3 minggu. Dimintai komentarnya, Perum Bulog menjelaskan kondisi sok beras saat ini.

Direktur Pengadaan Bulog, Bachtiar, mengatakan sampai stok beras ada 2,2 juta ton di gudang Bulog. Bahkan, menurut Bachtiar, stok beras aman karena Februari hingga April masuk masa panen, sehingga kebutuhan beras bisa terpenuhi sampai akhir tahun.


"Stok yang ada di Bulog 2.2 juta (ton), nggak ada masalah sampai Mei. Nggak ada masalah sampai akhir tahun, nggak ada kekurangan beras kita. Lihat saja nanti, Februari saja kita panen lagi, apalagi April panen raya kita ini," terang Bachtiar kepada detikFinance di Jakarta, Selasa (15/1/2019).

Bachtiar menambahkan hingga Maret nanti Bulog akan menyerap beras sebesar 1,5 juta ton.

"Kita serap sampai Maret 1,5 juta ton itu cuma 7% lho ya yang diserap bulog, kalau panen raya Indonesia ya banyak lah itu, nanti sampai Desember pun nggak ada masalah ini kan mau panen besar toh," kata Bachtiar.


Selain itu, Bulog menargetkan selama masa panen tersebut bisa menyerap beras petani hingga 1,8 juta ton. Anggaran yang disiapkan untuk menyerap beras petani sebesar Rp 15 triliun.

"Kita serap petani 1,8 juta baru target, kalau 1,8 juta (ton) kali Rp 8.000 kan Rp 15 triliun lebih lah (anggaran)," papar Bachtiar. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed