Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 25 Jan 2019 23:24 WIB

Ingin Ikan Jadi Makanan Wajib di RI, Susi: IQ Minimal Bisa 110

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Agung Pambudhy Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti menyebut saat ini mengonsumsi ikan jauh lebih penting daripada daging. Pernyataan ini disampaikan Susi saat kumpul bareng pemimpin media di Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP), Jumat malam (25/1/2019)

Susi menjelaskan ikan mengandung berbagai zat penting yang dibutuhkan tubuh dibandingkan beras dan daging. Misalnya, seperti protein dan omega.


"Jadi bagaimana penting mengonsumsi makanan yang berkualitas. Bukan hanya sekadar beras, jagung, karbohidrat kita butuh lebih, yaitu protein, omega dan itu ada di ikan, lebih penting daripada beras, jagung, daging juga sangat mahal," ujar Susi dalam acara temu media di KKP, Jakarta, Jumat (25/1/2019).

Menurut Susi mengonsumsi ikan lebih baik ketimbang daging yang mengandung trigliserida dan kolestrol

"Mengandung trigliserida, kolestrol sangat tidak sehat. Ikan lebih bagus untuk pendidik kita jadi ke depan substitusi suplemen untuk rakyat makan ikan," sambung dia.


Ia pun berharap agar ikan menjadi konsumsi wajib makanan setiap orang agar masyarakat Indonesia memiliki nutrisi yang baik. Dengan begitu, masyarakat di Indonesia bisa memiliki kecerdasan intelektual atau IQ minimal 110.

"Saya ingin ikan jadi makanan wajib di semua rumah dan omega sangat penting untuk perkembangan otak. IQ ini indeks penting jadi bisa rata-rata minimal 110 (IQ)," kata Susi.


Simak Juga 'Keusilan Netizen Tebak-tebakan Ikan di Twitter':

[Gambas:Video 20detik]


Ingin Ikan Jadi Makanan Wajib di RI, Susi: IQ Minimal Bisa 110
(hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com