Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 26 Jan 2019 16:56 WIB

CT: Setiap Orang Punya Hak Sukses, Asal Mau Kerja Keras

Muhammad Aminudin - detikFinance
Foto: Ari Saputra Foto: Ari Saputra
Malang - Founder & Chairman of CT Corp Chairul Tanjung mengatakan setiap orang memiliki hak untuk sukses. Semua bisa tercapai dengan perjuangan, kerja keras dan kreatif. Karena sukses tak datang seperti membalikkan telapak tangan.

"Semua orang berhak untuk sukses. Sukses di bidang apapun. Siapapun, apakah itu anak konglomerat atau petani, anak jenderal atau kopral. Tetapi sukses bukan hal mudah seperti membalik telapak tangan, ada proses yang panjang dan sulit tentunya. Kerja keras dan upaya yang luar biasa dengan penuh kreativitas adalah syarat untuk bisa sukses," kata CT ketika menjadi inspirator ribuan millenial ikut Creativitaspreneur Corner 2019 di Hotel Harris, Kota Malang, Sabtu (26/1/2019).

CT kemudian bertanya, apakah arti entrepreneur ?. Peserta kompak untuk menjawab bahwa yang dimaksud adalah pengusaha.

Kata CT, banyak yang ingin menjadi entrepreneur, tetapi tidak mengetahui secara jelas apakah arti enterpreneur. Menurut dia, entrepreneur adalah, orang yang mampu menangkap peluang, dan menciptakannya ketika peluang itu tidak ada.

"Kalau ada peluang bisa menangkapnya dan menciptakan ketika tidak ada. Tapi sekarang jumlahnya untuk itu sangat sedikit. Saya mau menantang kalian semua, 20 tahun mendatang, bisakah lebih sukses dari saya. Silakan nanti datang ke saya dan buktikan," ungkap CT.



Lebih jauh CT menuturkan, bahwa masih banyak anak-anak muda tak berani membuka atau menjalankan usaha, karena modal.

"Ada pertanyaan yang selalu muncul. Jadi pengusaha itu butuh modal?. Saya berani katakan itu tidak benar, buktinya saya tidak memulai dengan modal, begitu juga dengan Putri (anaknya), membangun usaha tanpa saya beri uang, biar dia belajar," tutur CT.

Khusus Putri, CT memang memberikan pelajaran bagaimana merintis usaha sampai meraih kesuksesan.

"Memang saya pernah bilang, boleh kamu menjalankan bisnis, tetapi jangan berharap modal. Harus usaha sendiri," papar CT.

Dia mengisahkan bagaimana awal mula menangkap peluang dan mendapatkan keuntungan. Saat duduk di bangku kuliah, sarjana kedokteran ini memanfaatkan usaha milik temannya yang membuka percetakan. Kala itu, dosen meminta semua mahasiswa untuk menyalin buku praktikum, jika dibawa ke tempat foto kopi menghabiskan biaya sampai Rp 500.

"Saya teringat dengan teman SMP, yang punya usaha percetakan, saya ke sana dan bisa mendapatkan harga Rp 150. Saat di kampus, semua saya tawari apakah mau dengan harga Rp 300, eh..ternyata 100 orang mau dan saya mendapatkan Rp 15 ribu pertama dari menangkap peluang. Jadi modal itu bukan hanya uang, network juga bisa menjadi modal, sahabat, teman ternyata membawa manfaat," terang CT bercerita.

Tips singkat itu, diharapkan CT mampu mendorong millenial untuk berkiprah dan meraih kesuksesan di masa mendatang.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com