Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 30 Jan 2019 17:48 WIB

Harta Ribuan Triliun Tapi Hidup Sederhana, Buat Apa Duitnya?

Saifan Zaking - detikFinance
Foto: Istimewa
Jakarta - Pendiri Berkshire Hathaway, Warren Buffett merupakan investor ulung yang berasal dari Amerika Serikat. Selain itu, dirinya pun saat ini menjadi salah satu orang terkaya di dunia. Buffet diketahui berharta US$ 84 miliar setara Rp 1.232 triliun.

Kekayaannya tersebut tidak digunakan hanya untuk dirinya sendiri. Namun, ia juga menggunakan harta miliknya untuk didonasikan. Dikutip dari Reuters (17/7/2018), ia tahun lalu menyumbangkan sekitar US$ 3,4 miliar atau setara Rp 49,3 triliun (kurs Rp 14.500) kepada lima badan amal. Di tahun sebelumnya, donasi pada tahun sebesar US$ 3,17 miliar atau Rp 45,9 miliar.

Sejak tahun 2006, dirinya telah menyumbangkan lebih dari US$ 30,9 miliar atau setara dengan Rp 448 triliun. Badan amal milik Bill dan Melinda Gates mendapatkan sumbangan terbesar dari Warren Buffett, sekitar US$ 24,5 miliar atau Rp 355 triliun.




Jika melihat dari tahun 2000, Warren Buffett saat ini berada di puncak daftar orang dermawan di AS dengan memberikan lebih dari US$ 46 miliar setara Rp 667 triliun. Angka tersebut adalah 71 persen bagian dari total kekayaannya yang sebesar US$ 65,5 miliar setara Rp 949,75 triliun pada 2017. Untuk kekayaannya saat ini, Forbes mencatatkan nilainya mencapai US$ 84 miliar atau setara dengan Rp 1.232 triliun.

Meski kekayaannya berlimpah, ia tidak serta merta menghambur-hamburkan uang. Bahkan, untuk sarapan pun, ia lebih memilih untuk pergi ke McDonald's. Dengan begitu, Buffett hanya mengeluarkan uang tidak lebih dari US$ 3,17 atau Rp 45.965 (kurs Rp 14.500).



Selain McDonald's, Buffet juga mengkonsumsi minuman bersoda seperti Coca-cola. Bahkan, ia mampu menghabiskan hingga 5 botol tiap harinya.

"Jika saya makan 2.700 kalori sehari, seperempatnya Coca-cola. Saya minum setidaknya 5 porsi 12 ons," jelas Buffet, Rabu (30/1/2019).

Tidak hanya berhenti di situ, sebagai orang terkaya di dunia, ia bisa saja membeli gedung pencakar langit untuk ditinggali. Namun, hal tersebut tidak dilakukan olehnya dan memilih untuk menempati rumah sederhana dengan 5 kamar tidur yang dibeli pada tahun 1958.

Rumah tersebut dibeli seharga US$ 31.500. Saat ini, harga rumahnya mencapai hingga sekitar US$ 260.000 atau sekitar Rp 3,7 miliar. (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com