Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 01 Feb 2019 14:07 WIB

Mantan Mendag Cerita Prospek Bisnis di Indonesia

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Dikhy Sasra Foto: Dikhy Sasra
Jakarta - Mantan Menteri Perdagangan Mari Elka Pangestu berbagi cerita terkait prospek bisnis di Indonesia. Menurut Komisaris PT Bank BTPN Tbk ini, iklim investasi di Indonesia menantang sekaligus memiliki peluang.

Dia menerangkan, investasi di Indonesia menantang lantaran dihadapkan pada ketidakpastian isu perdagangan, suku bunga di Amerika Serikat (AS), serta volatilitas arus modal. Meski, pertumbuhan ekonomi Indonesia saat ini terjaga di kisaran 5%.

"Ini semua menciptakan ketidakpastian tapi juga kesempatan," katanya di Menara BPTN Jakarta, Jumat (1/2/2019).




Dia menerangkan, perkembangan kelas menengah menjadi peluang bisnis. Sebab, perkembangan kelas menengah memicu perkembangan korporasi.

"Perkembangan kelas menengah kita yang meningkat terus berarti ada perkembangan segmen korporasi yang small and medium, dan juga masyarakat midle class yang harus bisa dilayani," ujarnya.

Selain itu, lanjutnya, cepatnya perkembangan teknologi juga menjadi peluang. Sebab, perkembangan teknologi memicu segmen bisnis ritel, travel, dan seterusnya. Di sisi lain, masih banyak masyarakat yang belum terlayani bank.




Perkembangan teknologi ini menjadi peluang untuk menggaet masyarakat masuk sistem perbankan.

"Walaupun sudah 5% GDP, per kapita (pendapatan) mendekati US$ 4000 tapi banyak segmen di bawah yang belum terlayani," tutupnya.




Simak juga video '2019, Mendag Optimistis Pertumbuhan Ekspor Nonmigas Capai 7,5%':

[Gambas:Video 20detik]

(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com