Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 01 Feb 2019 15:00 WIB

Manfaatkan Dana Desa, Mendes PDTT Targetkan 75 Ribu BUMDes di 2019

Tia Reisha - detikFinance
Foto: Dok Kemendes Foto: Dok Kemendes
Jakarta - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo mengungkapkan bahwa tahun ini dana desa diprioritaskan untuk pembangunan sumber daya manusia (SDM) dan pemberdayaan ekonomi. Salah satunya melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

"Targetnya tentunya setiap desa memiliki BUMDes. Akhir tahun ini harus 75 ribu BUMDes terbangun di semua desa. Pada tahun 2017 terdapat 45.549 BUMDes. Kita beruntung banyak dibantu BUMN sama swasta untuk melakukan pembinaan karena kuncinya adalah pendampingan. Karena kalau tidak didampingi, tidak akan jalan," terangnya dalam keterangan tertulis, Jumat (1/2/12019).

Selain itu, ia juga mengungkapkan tentang target desa mandiri. Menurutnya, target RPJMN tahun 2015-2019 mengentaskan 5.000 desa tertinggal menjadi desa berkembang. Hal tersebut sudah terpenuhi di tahun 2018, yaitu sebanyak 6.518 desa tertinggal terentaskan menjadi desa berkembang. Kemudian, ada juga target meningkatkan 2.000 desa berkembang menjadi desa mandiri. Pada tahun 2018, sebanyak 2.665 desa berkembang meningkat menjadi desa mandiri.


"Target mengentaskan desa tertinggal sudah tercapai. Tentunya yang akan kita tingkatkan lagi yaitu jumlah desa mandiri yang mudah-mudahan tahun ini bisa nambah 1.000 lagi," ujarnya optimistis.

Dengan adanya dana desa pada tahun 2019 sebanyak Rp 70 triliun tersebut, Eko berharap tiap desa akan mendapat dana untuk pembangunan desa sebesar Rp 700 juta sampai Rp 4 miliar.

Saat berbicara mengenai efektivitas dana desa dalam acara Squawk Box di Studio CNBC Indonesia, Jakarta pada Kamis (31/1), ia melanjutkan bahwa dalam lima tahun ini pemerintah telah menyalurkan dana desa hingga Rp 257 triliun. Menurutnya, persentase penyerapannya pun terus membaik.


Data mencatat, dana desa tahun 2015 mencapai Rp 20,67 triliun dengan penyerapan 82,72%, tahun 2016 dana desa sebesar Rp 46,98 triliun dengan penyerapan 97,65%, dan pada 2017 jumlah dana desa sebesar Rp 60 triliun dengan penyerapan 98,54%. Sementara pada tahun 2018, jumlah dana desa mencapai Rp 60 triliun dengan penyerapannya 99%.

"Penyerapan naik terus. Tahun lalu sebesar 99%. Peningkatan penyerapan ini cerminan bahwa tata kelola di desa membaik. Keberhasilan dana desa pun ditentukan oleh pendampingan. Kami mempunyai 40 ribu pendamping desa. Saat ini, kami juga bekerja sama juga dengan Forum Pertides (Perguruan Tinggi untuk Desa) dengan 100 universitas yang setiap tahun mengirim 75 ribu mahasiswa KKN tematik untuk membantu pendampingan," pungkas Eko.

Baca berita lainnya dari Kemendes di sini. (prf/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed