Harga BBM Diminta Naik Sekaligus 70% Dekati Harga Pasar
Kamis, 15 Sep 2005 12:44 WIB
Jakarta -
Pemerintah diminta langsung menaikkan harga BBM mendekati harga pasar. Besaran kenaikannya bisa mencapai 70 persen atau lebih tinggi dari rencana pemerintah sebesar 50 persen."Saya pikir pemerintah harus sekaligus saja menaikkan harga BBM. Menurut perhitungan saya, kira-kira kenaikannya rata-rata 70 persen," kata Ketua Komisi XI Paskah Suzeta usai menjadi pembicara seminar nasional di Hotel Aryaduta Jl Prapatan, Jakarta, Kamis (15/9/2005).Kenaikan harga BBM ini, menurut Paskah, bukan hanya untuk kepentingan jangka pendek, melainkan juga jangka panjang, karena pemerintah tidak dapat terus-menerus melakukan subsidi. Pasalnya, subsidi BBM yang berlanjut akan menekan fiskal negara dan berimbas pada tingginya inflasi.Menurut Paskah, jika pemerintah hanya menaikkan sebesar 50 persen, maka pemerintah akan kembali menaikkan harga BBM di masa mendatang. Kenaikan BBM sekaligus menurutnya, justru untuk mengurangi kesulitan yang timbul akibat kenaikan BBM. "Sebaiknya sekaligus saja, supaya sakitnya hanya terasa sekali," kata Paskah.Pemerintah juga diminta mengendalikan harga kebutuhan pokok seperti beras dan gula akibat kebijakan kenaikan harga BBM ini. Penyediaan kebutuhan barang pokok harus diperhatikan agar ketersediaan barang terjamin. "Kalau perlu pemerintah melakukan impor supaya stabilitas persediaan bahan-bahan pokok tersebut tidak hilang dari pasar. Jangan sampai harga minyak ini diikuti oleh kenaikan harga beras dan gula," katanya.
(ir/)










































