Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 12 Feb 2019 12:12 WIB

Sri Mulyani Minta Pejabatnya Agar Tak 'Gaptek'

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Hendra Kusuma Foto: Hendra Kusuma
Jakarta - Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati akan memberikan arahan kepada seluruh pejabat Kementerian Keuangan mengenai pentingnya digitalisasi dalam memberikan layanan dan mengelola kinerja anggaran ke depan. Dia ingin agar para pejabatnya melek teknologi atau tak gagap teknologi (gaptek).

Hal itu diungkapkan oleh Sekjen Kementerian Keuangan Hadiyanto saat membuka acara seminar transformasi mengenai "Memperkuat Budaya dan Mindset Digital dalam Transformasi Kemenkeu" di Gedung Djuanda I, Jakarta, Selasa (12/2/2019).

"Sebagai organisasi leading dalam pengelolaan anggaran, maka berbagai koordinasi, cara kerja, kualitas layanan didorong terus ke arah digitalisasi," kata Hadiyanto.

Hadiyanto menjelaskan, seminar transformasi ini juga menjadi ajang peningkatan hubungan pemerintah dalam hal ini Kementerian Keuangan dengan para stakeholders-nya.


"Kemenkeu perlu meningkatkan pengetahuan dan solusi digital, dan tetap relevan di tengah masyarakat," ujar dia.

Dia menceritakan, ada beberapa negara yang telah menerapkan sistem digitalisasi pada beberapa layanan vitalnya. Seperti negara kecil Estonia, negara besar seperti Inggris, Singapura, Korea Selatan yang menerapkan layanan publik terintegrasi pada satu platform digital.

"Menyadari budaya digital, maka seminar hari ini meningkatkan pengetahuan di berbagai institusi menerapkan digital yang sukses," jelas dia.

Oleh karena itu, kata Hadiyanto, para pejabat di lingkungan Kementerian Keuangan pun berharap Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati mampu meresmikan dan memberikan arahan pada seminar transformasi.

"Kemenkeu perlu membaca peluang agar memberikan dampak optimal pada kinerja ekonomi nasional," ungkap dia.

(hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed
CNN ID
×
Insight With Desi Anwar
Insight With Desi Anwar Selengkapnya