Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 12 Feb 2019 19:18 WIB

Dorong Investasi, JK: Permudah Insentif dan Turunkan Bunga BI

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Wapres Jusuf Kalla (JK). (Noval-detikcom) Foto: Wapres Jusuf Kalla (JK). (Noval-detikcom)
Jakarta - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla (JK) mengungkapkan ada banyak cara untuk mendorong kinerja investasi nasional, baik dalam negeri maupun modal asing.

Beberapa upaya yang harus dilakukan pemerintah, kata JK, adalah dengan mempermudah pemberian insentif hingga menurunkan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).

"Mempermudah memberikan insentif keuangan, macam-macam seperti tax holiday, selama 15-20 tahun. Bunga kita minta juga agar lebih turun lagi," kata JK usai memimpin rapat investasi di Kantor Wapres, Jakarta, Selasa (12/2/2019).

JK menjelaskan, investasi menjadi salah satu kunci pendorong laju pertumbuhan ekonomi nasional. Selain itu, kinerja ekspor juga menjadi faktor yang tidak kalah penting.


"Karena solusi dari pada ekonomi ini hanya bisa diselesaikan kalau investasi ke untuk ekspor itu meningkat. Karena kita sudah defisit neraca pembayaran dan ini bila berlarut-larut, ini membahayakan bagi ekonomi. Karena itu investasi untuk tujuan ekspor itu harus menjadi program yang keras dari kita semuanya," ujar dia.

Selain kemudahan pemberian insentif, kata JK, guna mendorong kinerja ekapor nasional juga harus dilakukan pembenahan seperti memperbaiki sistem logistik nasional, memperbaiki fasilitas pelabuhan.

Tidak hanya itu, segala macam bentuk administrasi perizinan pun harus terintegrasi dengan online single submission (OSS).

"Kita rumuskan dan akan kita perbaiki lagi semuanya. Ya sebetulnya dari daerah, daerah rupanya mungkin karena baru belum hidup, tapi sudah mulai diperbaiki, kapasitasnya juga mulai ditingkatkan sehingga tidak hang," ungkap JK.

(hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed