"Dalam waktu dekat mereka akan segera ditempatkan di seluruh unit pelaksana teknis Barantan," kata Kepala Badan Karantina Pertanian (Barantan), Kementerian Pertanian Ali Jamil dalam keterangannya, Kamis (14/2/2019).
Hal tersebut ia sampaikan saat di Auditorium Uji Terap Teknik dan Metode Karantina Pertanian Bekasi, Jawa Barat, Ali mengharapkan keberadaan tenaga baru tersebut mampu mengimplementasikan harapan Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman. Menurut Ali, Mentan menginginkan para pegawai memiliki sikap jujur, disiplin dan kerja keras.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dikatakan Ali, pada dasarnya ASN saat ini bukan bekerja untuk menghabiskan umur, melainkan untuk memberi kontribusi positif bagi bangsa, terutama dalam mengawal dan mendukung program mewujudkan Indonesia Lumbung Pangan Dunia tahun 2045.
"Saya berpesan kepada calon ASN yang sudah bergabung di Barantan agar siap ditempatkan di perbatasan-perbatasan terluar Indonesia dan memperkuat pengawasan lalu lintas komoditas pertanian di sana, serta mendorong percepatan ekspor komoditas pertanian lewat jalur perbatasan negara," paparnya.
Adapun bekal yang diberikan kepada ratusan calon petugas itu, antara lain berupa pelatihan khusus pengenalan tugas karantina. Hal tersebut diberikan agar mereka siap bertugas di seluruh tempat pemasukan dan pengeluaran NKRI.
"Barantan telah menerapkan manajemen antisuap, tidak ada ruang suap, pungli dan gratifikasi karena sistem telah dibangun. Yang kami minta adalah memperkuat integritas dan tingkatkan terus kompetensi Saudara. Selamat bertugas," terangnya. (mul/fdl)











































