googletag.defineSlot('/4905536/detik_desktop/finance/pop_ups', [785, 440], 'div-gpt-ad-1574092191519-0').addService(googletag.pubads());
ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 15 Feb 2019 19:37 WIB

Bicara Masalah Kemakmuran, Prabowo Singgung AS dan Prancis

Ardan Adhi Chandra - detikFinance
Foto: Marlinda Oktavia Erwanti/detikcom Foto: Marlinda Oktavia Erwanti/detikcom
Semarang - Capres nomor urut 02 Prabowo Subianto menyinggung kemakmuran rakyat Indonesia. Jika Indonesia makmur, maka tidak ada radikalisme di Indonesia.

"Kalau semua cukup uang, untuk apa kita ribut-ribut. Ada yang takut itu radikal ini radikal, nggak ada. Bangsa Indonesia bangsa yang baik," tutur Prabowo dalam Pidato Kebangsaan di Grand Ballroom, Po Hotel, Paragon Mall, Semarang, Jumat (15/2/2019).

Semua pemeluk agama di Indonesia, lanjut Prabowo, juga hidup dengan rukun. Begitu juga dengan suku dan ras hidup bersahabat.


Kemudian, Prabowo menyinggung Prancis yang ketimpangannya tidak sebesar Indonesia. Ia mengatakan 1% rakyat Prancis menguasai 20% kekayaan negaranya.

"1% rakyat mereka menguasai 20% kekayaan. Itu disebut gini ratio mereka kurang lebih ya. Coba diverifikasi data yang saya terima, saya harus selalu pakai disclaimer tolong verifikasi," tutur Prabowo.

Ia juga memuji layanan perlindungan jaminan sosial di Prancis salah satu yang terbaik di dunia.

"Sebetulnya mereka hebat luar biasa diakui terbaik di dunia," ujar Prabowo.


Selanjutnya, di Amerika Serikat (AS) 1% rakyatnya menguasai 32% kekayaan atau masih terbilang baik.

"Amerika gini, rasionya 1:30, sekitar 1:32. Saya punya pakar banyak sekali yang botak-botak," tutur Prabowo. (ara/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com