Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 17 Feb 2019 20:52 WIB

Cek Fakta Debat Capres 2019

Jokowi Sebut Impor Jagung 2018 hanya 180 Ribu Ton, Faktanya?

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Deny Prastyo Utomo/detikcom Foto: Deny Prastyo Utomo/detikcom
Jakarta - Presiden Joko WIdodo (Jokowi) menyampaikan bahwa impor jagung Indonesia berkurang drastis pada tahun 2018. Sebelumnya, pada 2014 Indonesia impor 3,5 juta ton jagung, dan di 2018 hanya impor 180.000 ton.

"Kita ingat di 2014 kita masih impor 3,5 juta ton jagung, tahun 2018 kita hanya import 180 ribu ton jagung. Artinya ada produksi 3,3 juta ton yg telah dilakukan petani, ini sudah lompatan besar," ujar Jokowi dalam Debat Capres Jilid 2 di Hotel Sultan, Jakarta, Minggu (17/2/2019).


Lalu benarkah data yang disampaikan Jokowi?

Menurut data Badan Pusat Statistik (BPS) impor jagung sepanjang tahun 2018 mencapai 737,22 ribu ton dengan nilai US$ 150,54 juta.

Sementara, Kementerian Perdagangan (Kemendag) tercatat telah menerbitkan surat persetujuan impor (PI) jagung 100.000 ton. Impor jagung ini merupakan rekomendasi dari Kementerian Pertanian yang diputuskan dalam rapat koordinasi di Kementerian Koordinator Perekonomian, Jumat (2/11/2018) silam.

(dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com