Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 18 Feb 2019 22:10 WIB

Kantongi Rp 3,85 T, Trans Corp Garap Kawasan Wisata di Bali dan Manado

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Dok. IFC Foto: Dok. IFC
Jakarta - Anak usaha PT CT Corpora (CT Corp), PT Trans Corpora (Trans Corp) meraih pinjaman dari International Finance Corporation (IFC), lembaga yang masuk dalam Grup Bank Dunia. Nilai pinjaman tersebut US$ 275 juta atau setara Rp 3,85 triliun (kurs Rp 14.000).

Founder and Chairman CT Corp, Chairul Tanjung, mengatakan, dana sebesar itu akan digunakan untuk pengembangan kawasan wisata di Bali dan Manado.

"Yang pasti Bali nomor satu, lalu Manado, Sulawesi Utara juga very potential," katanya di Menara Bank Mega Jakarta, Senin (18/2/2019).


Pria yang akrab disapa CT ini menerangkan, leisure ecosystem merupakan pengembangan wilayah secara menyeluruh. Dia mengatakan, pembangunan bukan hanya hotel.

"Leisure ecosystem itu bukan cuma hotel, tourism itu harus dibangun by ekosistem, mulai dari transportasi mau udara, laut, darat. Setelah transportasi itu hotelnya, setelah hotelnya food and beverage-nya, entertainment-nya, souvenir nya, nature-nya, culture-nya. Semua itu mesti dibangun untuk sebuah leisure ecosystem," terang CT.

Leisure ecosystem itu seperti Bali. Kawasan ini terbentuk secara natural. Lalu, ada juga Dubai yang dibentuk secara buatan.


"Contoh ekosistem itu Bali, Bali itu ekosistemnya terbangun itu by nature, tapi by nature butuh waktu, Bali itu lebih 100 tahun. Kalau ekosistem dibangun by hand made Dubai contohnya itu kan padang pasir, dibangun semuanya. Jadi, semua orang datang ke Dubai," jelasnya.

CT menambahkan pengembangan ini akan masuk ke wilayah yang 'setengah matang' atau 'sudah matang'.

"Pokoknya semua yang punya potensi, karena kita beda dengan Dubai, kalau Dubai kan governement-nya melakukan investment besar-besaran. Kalau kita sebagai swasta yang sudah setengah matang baru kita masuk, kalau bisa yang matang," tutur CT.

Akuisisi Perusahaan Digital

Selain itu, CT Corp akan mengumumkan dua perusahaan digital yang akan diakuisisi dalam waktu dekat. Akuisisi merupakan bagian dari strategi perusahaan untuk mengejar pertumbuhan.

"Kita akuisisi mah terus, karena growth di kita organik dan anorganik gitu. Ada digital ada, digital akan segera diumumin itu 2 perusahaan. Jangan tanya apa, tunggu aja," kata CT.


CT enggan mengungkap identitas perusahaan yang bakal diakuisisi. Dia hanya mengatakan tunggu saja nanti prosesnya

"Udahlah tunggu aja, udahlah liat aja nanti. Tunggu waktunya," tambahnya.

Yang jelas, menurut CT, proses kesepakatan akuisisi sudah diteken dan tinggal mengumumkan saja.

"Bukan tahun ini, bulan depan, orang sudah tanda tangan, tinggal diumumin. Ada asingnya, ada dalam negerinya," tutur CT. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed