Follow detikFinance Follow Linkedin
Senin, 18 Feb 2019 23:15 WIB

Pengusaha Curhat ke Sri Mulyani Sulitnya Ekspor Nanas ke China

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Puti Aini Yasmin/detikcom Foto: Puti Aini Yasmin/detikcom
Jakarta - Hari ini Menteri Keuangan Sri Mulyani mengadakan konferensi pers terkait realisasi insentif ekspor. Dalam acara tersebut turut hadir pengusaha seperti Direktur Great Giant Foods, Welly Soegiono.

Di depan Sri Mulyani, Welly mengaku sudah 10 tahun tak mampu menembus pasar China untuk menjual nanas. Padahal, ia sudah mengajukan perizinan ekspor.

"Kami sudah lama 10 tahunan lah. Tahun ini masuk tahun ke 10. Dari Bea Cukai sih tidak ada masalah. Bea Cukai justru membantu produk kita menjadi bersaing di dunia internasional," ujar Welly di Kantor Kemenkeu, Jakarta, Senin (18/2/2019).


Ia menjelaskan, permasalahan tersebut bukan berada di bawah Bea Cukai, melainkan Kementerian Pertanian pada bagian Karantina. Sebab, karantina Indonesia belum bekerja sama dengan pemerintah China.

"Kan kita ada permintaan disana, ada pasarnya, terus produk kita juga kualitas dan harga masuk. Akhirnya, tapi kita enggak bisa masuk ke sana karena belum ada kerja sama antara pemerintah China dan Indonesia," terang dia.

"Masalahnya sebenarnya di Kementan. Bukan Kementerian Perdagangan juga. Kalau karantina sini dan Chinanya belum ada buat impor protokol, mau perdagangan, mau apa pajak, mau ngasih fasilitas apapaun tak akan bisa jalan," papar dia.


Padahal, Welly mengungkapkan Indonesia bisa meraup hingga US$ 50 juta jika mampu mengekspor nanas ke negeri tirai bambu. Maka dari itu, ia berharap agar pemerintah mau memperjelas kelanjutan tersebut.

"Padahal marketnya besar, begitu masuk sana. Kita yakin bisa simpan devisa US$ 50 juta. Sudah depan mata tinggal nelen. Sudah kita koordinasi, kita minta ke karantinanya. Tapi kelemahannya, tidak ada follow up seharusnya orang karantina kita harus sering ke sana," tutup dia. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com