Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 20 Feb 2019 19:53 WIB

Jokowi Getol Salurkan Dana Desa, Luhut: Presiden Pernah Miskin

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Muhammad Ridho Foto: Muhammad Ridho
Jakarta - Dana desa menjadi sorotan publik beberapa waktu ini. Itu tak lepas dari kritik Badan Pemenangan Nasional (BPN) terkait pembangunan jalan 191 ribu km dari dana desa.

Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menceritakan alasan Presiden Joko Widodo (Jokowi) getol menyalurkan dana desa. Luhut bilang, alasan Jokowi menyalurkan dana desa karena pengalamannya pernah miskin.

"Menurut saya karena berkali-kali, 'Pak Luhut kan saya pernah miskin keluarga saya, kalau orang ngajar-ngajarin saya soal miskin nggak usah lah. Saya berapa kali pernah pindah keluarga kami, saya setelah menikah dengan Ibu di Aceh, di daerah terpencil cari makan'," terang Luhut di kantornya, Rabu (20/2/2019).


Luhut pun tidak heran jika Jokowi mendorong dana desa. Sebab, Jokowi pernah mengalami itu sendiri.

"Makanya Presiden selalu ngotot dana desa, orang lupa, kalau orang bicara masalah harga pangan, kemiskinan, orang lupa Presiden RI pernah ngalami. Dia sangat care," sambungnya.

Luhut pun bercerita soal kebocoran dana desa di tahun 2015. Peristiwa itu tak lantas membuat Jokowi menghentikan dana desa, justru dana desa terus ditambah.

"Saya ingat betul 2015 dana desa banyak bocor, ini gimana, 'nggak, tambah terus perbaiki'. Sekarang dampaknya bagus, gini ratio kita baik, kemiskinan kita tuurn, apalagi, belum ada sejarah kata World Bank ada program dana seperti di seluruh dunia belum ada," paparnya.

Soal pembangunan jalan sepanjang 191 ribu km dari dana desa, Luhut membenarkan. Sebab itu berdasarkan data.

"Sangat benar dong, itu kan data. Ada desa 74 ribu desa, kalau tiap desa 2 km tambah per tahun kan sudah 150 ribu km. Tapi jangan kau pikir tol begini," terangnya.


Sebelumnya, Koordinator Juru Bicara Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, Dahnil Anzar Simanjuntak, mempertanyakan klaim Jokowi soal pembangunan jalan desa sepanjang 191 ribu km. Dia mempertanyakan kapan pembangunan jalan sepanjang itu dilakukan.

"Jokowi klaim membangun jalan desa 191.000 km. Ini sama dengan 4,8 kali keliling bumi atau 15 kali diameter bumi. Itu membangunnya kapan? Pakai ilmu simsalabim apa? Ternyata produsen kebohongan sesungguhnya terungkap pada debat malam tadi," cuit Dahnil dalam akun Twitternya @dahnilanzar. (dna/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed