Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 21 Feb 2019 23:15 WIB

Sandi: Sulit Cari Buah Lokal, Tapi Buah Impor Banyak

Ardian Fanani - detikFinance
Foto: Ardian Fanani/detikcom Foto: Ardian Fanani/detikcom
Banyuwangi - Cawapres nomor 02 Sandiaga S Uno mengunjungi Banyuwangi, Jawa Timur. Dalam kunjungannya pria yang beken disapa Sandi ini bicara sulitnya buah lokal bersaing dengan impor.

Pasangan dari Capres Prabowo Subianto ini juga prihatin dengan harga buah naga yang anjlok.

"Kami sangat kesulitan mencari buah lokal, tapi buah impor banyak sekali. Menurut saya ini ada yang salah dalam kebijakan penanganan buah impor," ujar Sandiaga yang diamini oleh para petani Buah naga dan jeruk di Desa Wringinpitu, Kecamatan Tegaldlimo, Banyuwangi, Kamis (21/2/2019).


Menurut Sandi buah lokal kaya dengan vitamin dan bagus untuk kesehatan. Selain lebih fresh, harga buah lokal lebih murah dan bisa meningkatkan taraf hidup petani lokal. Sandi mencontohkan buah Naga.

"Buah naga sangat bagus untuk tubuh kita. Banyak vitamin dan jika kita konsumsi buah lokal pasti bisa membantu para petani. Jika Insyaallah terpilih, sektor pertanian akan kita prioritaskan. Jangan sampai harga anjlok petani merugi" kata Sandi.


Sandiaga juga sempat mendengarkan aspirasi para petani yang kesulitan dengan mahalnya harga pupuk, harga panen yang anjlok dan kurangnya diversifikasi hasil panen pertanian khususnya buah naga dan jeruk.

"Kami sangat terpukul dengan anjloknya harga buah naga. Saya pernah menjual buah naga yang terlalu matang Rp 500 kilogram. Hasilnya saya belikan sarung untuk ibadah. Sarungnya saya bawa ini. Dengan kerendahan hati sarung ini saya berikan ke Pak Sandiaga saja," ujar Sulistio, salah satu petani buah naga di Banyuwangi.


Dalam kesempatan tersebut, Sandiaga sempat memanen buah naga di salah satu kebun warga. Sandiaga terjun langsung ke kebun membaur dengan masyarakat.

"Pasti kami akan pedulikan nasib para petani ini. Jangan sampai ada harga yang membuat petani rugi. Jika kita terpilih, akan ada pabrik besar yang akan menampung panen petani dan masyarakat juga nanti bisa membuat usaha yang baik. Kita akan kawal mulai dari kebun, kemasan, hingga panen. Seperti Oke Oce yang sudah berhasil kita terapkan di Jakarta," kata Sandi. (hns/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed