Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 23 Feb 2019 11:48 WIB

Trump Libatkan ZTE dan Huawei buat Kesepakatan Dagang dengan China?

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Foto: Reuters Foto: Reuters
Washington DC - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump memberi sinyal kemungkinan memasukkan perusahaan telekomunikasi asal China Huawei Technologies dan ZTE Corp dalam kesepakatan perdagangan yang dinegosiasikan kedua negara.

Mengutip Reuters, Departemen Kehakiman AS sebelumnya diketahui menuduh Huawei dan direksinya bersekutu untuk melanggar sanksi AS terhadap Iran. Pelanggaran ini dilakukan melalui bisnis anak perusahaannya.

Selain itu, pihak kehakiman juga menuduh kedua perusahaan teknologi telekomunikasi itu mencuri teknologi robot dari perusahaan asal AS T-Mobile US Inc. Namun Huawei sudah berupaya untuk menyelesaikan masalah ini sejak 2017 lalu.

Trump sendiri mengatakan dalam kesepakatan ini AS tidak membahas tentang tuduhan-tuduhan tersebut.

"Itu bukan sesuatu yang sedang kita diskusikan," ujar Trump di Gedung Putih, dikutip dari Reuters, Sabtu (23/2/2019).



Untuk diketahui, tahun lalu, ZTE dilarang untuk membeli komponen penting dari perusahaan AS setelah ada tuduhan tersebut. ZTE memulai kembali operasinya secara normal setelah diminta membayar denda sebesar US$ 1,4 miliar. Sekitar US$ 900 juta denda sudah dibayarkan pada 2017 lalu.

Hingga berita ini diturunkan Trump masih belum menjelaskan bagaimana keterlibatan ZTE dalam kesepakatan dagang kedua negara adidaya tersebut.

(kil/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed