Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 28 Feb 2019 16:59 WIB

Luhut Bicara soal Menteri Terbaik Dibilang Tukang Ngutang

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Dok. Kadin  Indonesia Foto: Dok. Kadin Indonesia
Jakarta - Menteri Koordinator (Menko) Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan menjadi bintang tamu dalam acara Kadin Talks. Acara tersebut dipandu Ketua Umum Kadin Indonesia, Rosan Roeslani.

Dalam sesi pertanyaan seputar alasan mendukung Joko Widodo (Jokowi) sejak 2013, Luhut mengatakan menteri-menteri di Kabinet Kerja Jokowi memiliki kemampuan memadai, tapi kok tetap disindir

Menurutnya ada menteri di Kabinet Kerja didapuk jadi menteri terbaik dunia tapi malah disindir tukang ngutang.


"Makanya pembantunya, menterinya, itu bagus semua. Wajar ada jadi menteri terbaik, dibilang menteri utang. Menteri terbaik kok dibilang tukang utang," kata Luhut di Menara Kadin, Jakarta, Kamis (28/2/2019)

Sebagai informasi, penghargaan menteri terbaik dunia diterima Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. Penghargaan menteri terbaik dunia (Best Minister in the World Award) diberikan dalam acara World Government Summit yang diselenggarakan di Dubai, Uni Emirat Arab. Penghargaan tersebut diserahkan oleh pemimpin Dubai, Sheikh Mohammad bin Rashid Al Maktoum, Februari 2018.

Kemudian, isu seputar utang pemerintah tembus lebih dari Rp 4.000 triliun sempat 'mengusik' Sri Mulyani. Puncaknya, calon presiden nomor 02 Prabowo Subianto menyebut Menkeu sebagai menteri pencetak utang karena menurutnya terlalu banyak berutang. Pernyataan itu disampaikan Prabowo dalam acara dukungan alumni perguruan tinggi di Padepokan Pencak Silat, Taman Mini, Jakarta Timur, Sabtu (25/1/2019).


Kembali ke Luhut, menurutnya Jokowi adalah seorang yang lurus dan pekerja keras, dan sebagai presiden tak punya bisnis lagi.

"Pak Presiden itu juga kan udah nggak ada bisnis, dia juga pekerja keras, masih selalu humble. Itu bajunya saja nggak pernah berubah selama saya kenal," kata Luhut.

Dia menambahkan Jokowi juga datang dari keluarga miskin, sehingga paham cara mengurangi kemiskinan. Makanya, kata Luhut, saat ini pemerintah meluncurkan berbagai program mengentaskan kemiskinan seperti program keluarga harapan hingga dana desa.

"Dia (Jokowi) paham masalah kemiskinan, dia bilang Pak luhut tahu nggak saya pernah miskin. Makanya saya mau bikin dana desa dan kartu-kartu itu semua karena saya tahu orang miskin itu susahnya. Makanya janganlah ajarkan soal miskin sama saya (Jokowi), yang lain ngomong akan akan, saya pernah rasain itu," tutur Luhut menceritakan obrolannya dengan Jokowi. (hns/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com