BPN Buktikan Prabowo-Sandi Tak Minim Program, Begini Rinciannya

BPN Buktikan Prabowo-Sandi Tak Minim Program, Begini Rinciannya

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Jumat, 01 Mar 2019 15:59 WIB
BPN Buktikan Prabowo-Sandi Tak Minim Program, Begini Rinciannya
Foto: Edi Wahyono
Jakarta - Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi menjelaskan bahwa ada 8 pilar ekonomi yang akan dibangun oleh pasangan capres-cawapresnya bila terpilih pada Pemilu 2019.

Hal ini merespon keluhan para pengusaha yang menyampaikan bahwa kampanye tahun ini hanya terlihat saling tuding dan kurang memperlihatkan program yang dibawakan kedua pasangan calon (paslon).

Sebelumnya, taipan Sofjan Wanandi mengeluhkan iklim politik Indonesia di tengah gelaran Pemilu 2019. Dia menilai para paslon hanya saling tuding dan minim menjelaskan apa program yang ingin diperkenalkan ke publik.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya kemarin bertemu dengan banyak pengusaha, itu semua mempersoalkan kok kita kampanye kali ini tidak bicara program banyak ya? Cuma saling menghujat satu sama lain, ini gimana kita, ini mana yang harus kita pegang, nah ini yang menimbulkan was-was terhadap para pengusaha maka wait and see itu terjadi," ungkap Sofjan pada saat menghadiri CNBC Economic Outlook 2019, Kamis (28/2/2019).


Berikut ini merupakan 8 pilar yang akan dibangyn oleh paslon Prabowo Sandi, yang dikutip detikFinance dari Buku "Visi Misi Empat Pilar Menyejahterakan Indonesia", Jumat (1/3/2019).

1. Menyelamatkan Indonesia dari keterpurukan di bidang ekonomi, dengan mewujudkan sumber daya manusia yang produktif dan mampu bersaing di tingkat dunia.

2. Menciptakan lapangan kerja sebesar-besarnya.

3. Menjaga harga kebutuhan pokok yang stabil dan terjangkau.

4. Mendorong pertumbuhan dunia usaha dan koperasi yang efisien dan unggul.

5. Mendorong pembangunan berkualitas yang mengurangi kemiskinan dan ketimpangan sosial ekonomi.

6. Meningkatkan daya beli masyarakat.

7. Menciptakan sumber-sumber pertumbuhan baru, termasuk pariwisata, ekonomi kreatif, ekonomi digital, startup, industri syariah dan maritim.

8. Mendorong pembangunan ekonomi nasional dengan meningkatkan produktivitas dan nilai tambah untuk mewujudkan kemandirian dan kesejahteraan yang berkeadilan sosial. (dna/dna)
Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads