Menurut Darmin penyebab melambatnya bisnis syariah dikarenakan kegiatan rill yang kurang berkembang. Padahal, ada banyak peluang yang bisa dimanfaatkan oleh pengusaha haji dan umrah.
Darmin mencontohkan kegiatan rill yang kurang dikembangkan, yakni industri pembuatan koper. Padahal, sebagai penduduk dengan mayoritas muslim terbesar membuat pasar syariah terbuka lebar.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih lanjut, ia juga menyoroti jumlah penduduk yang beragama Islam di Indonesia yang mencapai 87% dari total penduduk. Angka itu membawa pasar yang besar bagi biro perjalanan.
Hanya saja, saat ini tercatat banyak biro perjalanan yang standarnya kurang. Alhasil menyebabkan masalah dalam penyelenggaraannya, misalnya kasus First Travel dan Abu Tours.
Lantas, agar tak terulang lagi, saat ini pihaknya tengah menyusun kebijakan mengatasi kendala di Penyelenggara Perjalanan Ibadah Umroh (PPIU).
"Pemerintah telah menyusun MoU, bersinergi dengan pihak terkait untuk mengatasi permasalahan PPIU berupa pencegahan, pengawasan, dan penanganan permasalahan umroh," tutup dia,











































