PLN Operasikan Listrik Bertenaga Elpiji Pertama Kalinya
Rabu, 21 Sep 2005 11:08 WIB
Jakarta -
PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) akan mengoperasikan pembangkit listrik tenaga elpiji (PLTE) untuk pertama kalinya di Jambi pada akhir September. PLTE mampu menghasilkan listrik berkekuatan 2 kali 6 megawatt (MW)."Ini merupakan pilot project dari PLN untuk menghilangkan ketergantungan terhadap BBM. Memang listrik yang dihasilkan belum besar karena ini baru proyek percontohan," kata Direktur Pembangkit Energi Primer PLN Ali Herman.Hal ini disampaikan dia usai menghadiri acara 'Mining 2005 Indonesian Conference' di Pekan Raya Jakarta (PRJ), Kemayoran, Jakarta, Rabu (21/9/2005).PLTE ini untuk memenuhi kebutuhan listrik di Jambi yang membutuhkan elpiji sebanyak 30 ton per hari. Bahan bakarnya diambil dari elpiji di Lapangan Kanji di Sumatra Selatan milik PT Medco Energi Internasional Tbk."Bahan bakar yang digunakan dalam bentuk elpiji beku (pressured)," jelas Ali.Sebelum menjadi PTLE, pembangkit listrik ini adalah pembangkit listrik tenaga disel (PLTD) yang telah dimodifikasi menjadi tenaga elpiji. "Biaya untuk pengalihan bahan bakar ini menghabiskan Rp 33 miliar untuk modifikasi mesin pembangkit," tutur Ali.Menurut Ali, PLN akan terus mengusahakan pengembangan PLTE di daerah-daerah lain. Juga pembangkit listrik non-BBM, seperti pembangkit listrik tenaga gas dan panas bumi. "Tapi semuanya masih terus dikaji dan diupayakan penggantiannya," tutur Ali.
(ir/)










































