Follow detikFinance Follow Linkedin
Sabtu, 09 Mar 2019 10:15 WIB

RI-Jepang Kerja Sama Budidaya Blueberry Kisazaru Organik

Robi Setiawan - detikFinance
Foto: Kementan Foto: Kementan
Jakarta - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Pertanian, Syukur Iwantoro bertemu dengan Wali Kota Kisarazu, Prefecture Chiba, Yoshikuni Watanabe di kebun blueberry milik Ezawa, yaitu ketua Asosiasi Petani Blueberry Jepang.

Dalam waktu dekat, Ezawa akan berkunjung ke Indonesia memberikan sepuluh varietas terbaik bibit rabit eye blueberry (Vaccinium Virgatum Aiton), untuk dibudidayakan di tiga lokasi Indonesia, yaitu Bandung Jawa Barat, Kaliurang Yogyakarta, dan Soe NTT.

Ezawa pun tidak hanya datang mengantarkan hibah, melainkan juga mendampingi teknik budi daya kepada tiga penerima hibah. Ezawa akan menggunakan teknik budi daya organik sebagaimana yang dilakukannya selama 50 tahun terakhir di kebun miliknya.

"Nanti saya akan mengajari cara tanam dan pemeliharaan. Dalam setahun kita akan tahu, dari sepuluh varietas ini paling baik tumbuh di mana. Tentu akan berbeda-beda untuk tiga lokasi ini. Dengan begitu varietàs yang baik saja yang akan kita perbanyak," kata Ezawa dalam keterangannya, Sabtu (9/3/2019).

Sementara itu Syukur menyebut selain jenis tanaman hortikultura bernilai tinggi, blueberry mempunyai perakaran yang kuat dan cocok ditanam di daerah pegunungan atau lahan lereng guna menahan laju air. Rencananya blueberry ini akan dikembangkan di Daerah Aliran Sungai (DAS) Citarum untuk tujuan konservasi.


"Terima kasih Pak Ezawa atas kesediaannya. Demikian juga Pak Wali Kota, terima kasih atas dukungan dan perkenannya Pak Ezawa membantu Indonesia mengembangkan blueberry di Indonesia," kata Syukur.

Hal tersebut disampaikan Syukur dalam kunjungan kerja di Jepang pada Rabu (6/3/2019). Menurut Syukur pertemuannya dan Yoshikuni ini adalah sebagai ungkapan kegembiraan dan penghargaan Pemerintah RI atas rencana hibah bibit blueberry dari Ezawa.

Ia juga menjelaskan blueberry merupakan tanaman subtropik yang dapat tumbuh baik pada lahan dengan kelembapan rendah, serta amplitudo suhu yang lebar.

Oleh karena itu, pada tahap awal bibit ini akan ditanam di tiga lokasi untuk mengetahui kesesuaian dari sepuluh varietas terbaik pemberian Ezawa, yaitu Woodard, Bluegem, Ethel, Homebell, Brightwell, Menditoo, Gardenblue, Tifblue, Powderblue, dan Baldwin.

Syukur mengatakan blueberry dikenal sebagai buah yang bernutrisi baik untuk fungsi penglihatan, sehingga jus murni buah blueberry maupun produk olahannya dapat digunakan sebagai bahan pangan fungsional.


"Kami akan namakan blueberry ini nanti Blueberry Kisarazu. Dan Pak Ezawa akan kami nobatkan sebagai Bapak Blueberry Indonesia. Jadi Warga Jepang kalau ke Indonesia akan menemui Kebun Blueberry Kisarazu di sana," katanya.

Sementara itu Watanabe juga menyampaikan terima kasih dan apresiasinya atas kerja sama yang terjalin. Ia mengaku bangga dan bahagia warganya bisa melakukan kerja sama dengan Indonesia.

Watanabe menjelaskan Ezawa adalah pakar blueberry. Oleh karena itu ia sangat mendukung dan yakin Ezawa tidak akan mengecewakan kerja sama ini.

"Luar biasa, Pak Sekjen. Terima kasih banyak atas apresiasi ini. Kota Kisarazu sangat bangga atas rencana ini," ujar Watanabe. (idr/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com