Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 12 Mar 2019 18:51 WIB

Cerita Yusuf Mansur Sulitnya Dapat Label Halal untuk MLM PayTren

Danang Sugianto - detikFinance
Yusuf Mansur Foto: Danang Sugianto Yusuf Mansur Foto: Danang Sugianto
Jakarta - Belakangan ini publik dihebohkan dengan kabar hasil Sidang Komisi Bahtsul Masail Waqiyyah di Munas Alim Ulama Nahdlatul Ulama (NU) merekomendasikan bisnis money game haram. Hal itu kemudian dikaitkan dengan bisnis multi-level marketing (MLM).

Salah satu yang merasa resah dengan persepsi yang terbentuk di publik adalah Yusuf Mansur. Sebab dia merupakan pemilik dari PayTren Direct Selling yang juga menggunakan skema kemitraan seperti MLM.

Namun PayTren Direct Selling sendiri sebenarnya sudah mendapatkan sertifikasi syariah dari DSN MUI. PayTren merupakan salah satu dari 9 MLM yang sudah berstatus Penjualan Langsung Berjenjang Syariah (PLBS).


Untuk mendapatkan sertifikasi itu bagi Yusuf Mansur yang berstatus sebagai Ustadz ternyata juga tidak mudah. Butuh waktu 2 hingga 3 tahun bagi PayTren untuk mendapatkannya.

"Jadi mirip seperti skripsi, tesis atau disertasi. Kita harus bolak balik perbaikan sampai akhrinya keluar sertifikasi syariah," ujarnya di Hotel Dharmawangsa, Jakarta, Selasa (12/3/2019).


Salah satu hal yang membuat sulit untuk mendapatkan sertifikasi itu adalah urus perizinan yang saling berkaitan dengan lembaga lain seperti Kepolisian, OJK, Kemendag, BKPM dan lainnya. Sertifikat DSN MUI tidak akan keluar jika izin lainnya belum didapat.

Setelah dapat sertifikat itu bukan berarti Yusuf Mansur bisa lega. DSN MUI menempatkan 2 orang di dalam kantor PayTren untuk mengawasi terus secara langsung.

"Jadi bagiamana kita bida macam-macam," tambahnya.

DSN MUI sendiri memberikan 13 persyaratan agar MLM bisa mendapatkan label syariah yang berarti dipastikan bisnisnya halal. Salah satu yang terpenting adalah tidak mengandung money game dan barang yang dijual tidak mengandung unsur gharar, maysir, riba, dharar, dzulum dan maksiat.

"Jadi di PayTren tidaj ada money game. Ini saya kasih tahu rahasia kecil, Demi Allah BI tidak akan keluarkan izin e-money bila PayTren itu money game. Konfirmasi ke BI. Jadi menjelang keluarnya izin e-money BI benar-benark ngorek betul termasuk soal Kepolisian. BI dateng ke Kepolisian," tegasnya.


Meski begitu, Yusuf Mansur tidak kecewa dengan hasil rekomendasi PBNU. Menurutnya polemik yang berkembang saat ini justru salah dari pelaku MLM sendiri yang tidak memperkenalkan bisnis MLM kepada PBNU.

"Wong saya sendiri sebagai umat islam dan ustadz, saya baru injek kantor PBNU kemarin. Ini kesalahan besar buat saya, kenapa harus menunggu masalah dulu," ucapnya.

"Paling gampang MLM yang halal adalah yang sudah tersertifikasi DSN MUI. Tapi buat yang belum tersertifikasi jangan khawatir, datang ke DSN MUI, PBNU, Muhammadiyah, jangan takut. Kalau niat bener ceritain kita bisnisnya begini, kalau salah dikasih tahu tinggal benerin. Tapi kalau niatnya salah pasti takut untuk datang," tambahnya. (das/dna)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com