SMF Targetkan Pembiayaan 7 Ribu Rumah Tahun 2006

SMF Targetkan Pembiayaan 7 Ribu Rumah Tahun 2006

- detikFinance
Kamis, 22 Sep 2005 12:18 WIB
Jakarta - PT Sarana Multigriya Finansial (SMF) baru akan menyalurkan kredit kepemilikan rumah pada tahun 2006. Rencananya, SMF akan membiayai KPR untuk 7.000 rumah. Lembaga yang dibentuk pada awal September ini belum akan menyalurkan KPR pada tahun 2005. Hal ini dikarenakan SMF masih akan memfokuskan diri pada konsolidasi internal serta membangun landasan operasional SMF.Pada tahun 2006 secara bertahap SMF akan mulai melaksanakan transaksi sekuritisasi, menyalurkan pinjaman dan menerbitkan obligasi. "Tahap pertama akan direncanakan memberikan pinjaman sampai dengan Rp 200 miliar," kata Direktur Operasional SMF Sutomo dalam rapat dengar pendapat dengan Komisi XI DPR RI di Gedung DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Kamis (22/9/2005).Dijelaskan Sutomo, selain memberikan pinjaman, selama tahun 2006 SMF juga akan melakukan sekuritisasi sebesar Rp 500 miliar. Dengan demikian jumlah dana yang diakumulasi mencapai Rp 700 miliar. Dengan asumsi harga rumah rata-rata Rp 100 juta per rumah, maka bank diharapkan bisa menyalurkan dana kembali untuk KPR hingga 7.000 rumah. Pada tahun 2007, jumlah sekuritisasi SMF sebesar Rp 500 miliar dan penyaluran dana pinjaman sebanyak Rp 400 miliar. Artinya bisa memberikan likuiditas pada bank sebesar Rp 900 miliar. Dan masih dengan asumsi harga Rp 100 juta per rumah, maka diharapkan KPR dari bank bisa mengucur untuk 9.000 rumah. Dan dengan pengalaman tahun-tahun sebelumnya, pada tahun 2008 SMF berharap sudah bisa mensekuritisasi dana sebanyak Rp 800 miliar dan meningkatkan pinjaman sampai Rp 500 miliar. Dengan total dana hingga Rp 1,3 triliun dan asumsi harga Rp 100 juta per rumah, maka bank dapat menyalurkan kredit rumah sebanyak 13.000 rumah. Kemampuan perbankan memberikan KPR saat ini hanya sekitar 85 ribu rumah per tahun. Angka tersebut sangat tidak seimbang dengan kebutuhan pembiayaan rumah sekitar 250 ribu unit per tahun. (qom/)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads