Harga Minyak Bertahan di US$ 67

Rita Menuju Teluk Meksiko

Harga Minyak Bertahan di US$ 67

- detikFinance
Kamis, 22 Sep 2005 16:40 WIB
Jakarta - Harga minyak dunia masih bertahan di level US$ 67 per barel setelah badai Rita terlihat menuju Teluk Meksiko yang merupakan salah satu wilayah penghasil minyak utama AS.Rita yang memiliki kekuatan maksimum kategori lima dikhawatirkan akan menghancurkan produksi minyak di Teluk Meksiko tersebut."Rita itu seperti saudara kembar (badai) Katrina, dan memiliki efek dan besaran yang hampir sama," kata analis dari CFC Seymour Securities Dariusz Kowalczyk seperti dilansir AFP, Kamis 22/9/2005).Pada pertengahan perdagangan Kamis di New York, harga minyak jenis light untuk pengantaran November naik 91 sen ke level US$ 67,71 per barel. Pada perdagangan Rabu (21/9/2005), harga minyak ditutup di level US$ 66,80 per barel.Topan Rita yang awalnya cuma masuk dalam kategori 1, kini terus menguat dan berkembang menjadi topan dahsyat berkategori 5. Saat ini Rita tengah melanda wilayah Teluk Meksiko dengan kecepatan angin hingga 165 mil per jam. Akibat dahsyatnya badai ini, puluhan ribu warga Texas dan Louisiana mengungsi. Tak lama lagi, Rita diperkirakan mencapai wilayah negara bagian Texas dan Louisiana. Bahkan para pakar mengingatkan, jika topan Rita terus melaju dengan kekuatan penuh, kota Galveston di Texas akan tersapu bersih. 'Kembaran' Rita yakni Badai Katrina yang masuk berkategori 4 sebelumnya menyerang kota New Orleans dan merenggut lebih dari 1.000 jiwa serta kerugian sekitar US$ 100 miliar. "Ada reaksi yang sangat keras pada perdagangan awal di Asia terhadap perkembangan Rita menjadi kategori lima," kata Kowalczyk."Saat ini masih terlalu prematur untuk berspekulasi tentang seberapa besar kerusakan yang mungkin muncul. Namun jelas sekali ada potensi kerusakan yang lebih besar," kata kepala riset energi Calyon Mike Wittner.Department of Interior's Minerals Management Service AS telah mengumumkan, lebih dari 70 persen produksi minyak di kawasan Teluk Meksiko turun akibat ancaman badai Rita dan pasca Katrina.Lebih dari 57 persen dari anjungan lepas pantai yang dikelola dan 51 persen peralatan pemboran di kawasan itu dievakuasi. Sementara produksi melemah 1.097.357 barel minyak per hari. Kawasan ini menyumbang 73,16 persen dari produksi minyak AS. Sebanyak 1,5 juta barel per hari produksi berada di kawasan Teluk Meksiko.Total anjungan yang dikelola 469, di luar 819 dan 69 dari 134 alat pemboran yang dievakuasi. (qom/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads