Pemerintah Buka Tender 16 Jalan Tol

Pemerintah Buka Tender 16 Jalan Tol

- detikFinance
Kamis, 22 Sep 2005 18:01 WIB
Jakarta - Setelah selesai melakukan tender tahap satu, Departemen Pekerjaan Umum (PU) langsung membuka tender tahap dua yang terdiri dari 16 ruas tol di Jawa dan Sumatra."Tahap pra kualifikasi akan dimulai pada 17 Oktober," kata Menteri PU Djoko Kirmanto dalam jumpa pers di Kantor Departemen PU, Jl Pattimura, Jakarta, Kamis (22/9/2005). Aspek yang ditenderkan adalah tarif tol dengan lingkup dan masa konsesi yang telah ditetapkan. Masa konsesi itu berkisar antara 30-35 tahun.16 jalan tol jalan yang ditenderkan itu adalah:1. Jakarta Outer Ring Road II. Terdiri dari ruas tol Tangerang-Merak-Teluk Naga-Sedyatmo. Ruas Tol Tangerang/Merak-Tol Serpong-Cinere. Ruas Tol Jagorwai-Tol Jakarta/Cikampek yang seluruhnya memiliki panjang 90 kilometer dengan biaya investasi Rp 8,844 triliun.2. Cilegon-Bojanegara, sepanjang 10 kilometer dengan biaya investasi Rp 400 miliar.3. Sukabumi-Ciranjang, 31 kilometer, Rp 1,483 triliun.4. Pasir Koja-Soreang, 15 kilometer, Rp 520 miliar.5. Semarang-Demak, 25 kilometer, Rp 841 miliar.6. Simpang Susun (SS) Waru-Tanjung Perak tahap II, 23 kilometer, Rp 750 miliar.7. Probolinggo-Banyuwangi, 156 kilometer, Rp 6,086 triliun.8. Palembang-Indralaya, 24,5 kilometer, Rp 497 miliar.9. Jogya-Solo, 45 kilometer, Rp 1,970 triliun.10. Solo-Mantingan, 58 kilometer, Rp 2,849 triliun.11. Mantingan-Ngawi, 27 kilometer, Rp 1,100 triliun.12. Ngawi-Kertosono, 84 kilometer, Rp 3,629 triliun.13. Medan-Binjai, 15,8 kilometer, Rp 964 miliar.14. Ciluenyi-Sumedang-Dawuan, 58,5 kilometer, Rp 4,304 triliun.Sedangkan dua ruas tol lagi merupakan pembukaan ruas jalan tol baru, yakni Medan-Tebing Tinggi sepanjang 60 kilometer. Untuk ruas ini perkiraan pembangunan per satu kilometer sebesar Rp 50 miliar, sehingga biaya investasi sebesar Rp 300 miliar.Satunya lagi adalah ruas tol Pekanbaru-Dumai tahap I sepanjang 40 kilometer, dengan perkiraan pembangunan per satu kilometer sebesar Rp 50 miliar, sehingga total investasi Rp 200 miliar. (ir/)

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Hide Ads