Follow detikFinance Follow Linkedin
Minggu, 17 Mar 2019 21:22 WIB

Urus Layanan Kesehatan RI, Sandi: Kita Panggil Aktuaria dari Hong Kong

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Foto: Grandyos Zafna Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Calon wakil presiden (cawapres) nomor urut 02 Sandiaga Uno bercerita tentang buruknya pelayanan kesehatan di Indonesia. Dia bercerita tentang kisah Bu Lis yang berhenti pengobatannya karena tidak dilindungi BPJS Kesehatan.

Padahal, kata Sandiaga, hal itu seharusnya tidak terjadi.

"Kisah yang dihadapi Bu Lis, di mana program pengobatannya harus berhenti karena tidak di-cover oleh BPJS, tidak boleh kita tolerir," ujarnya dalam acara Debat Cawapres di Hotel Sultan Jakarta, Minggu (17/3/2019).

Sandiaga mengatakan, Indonesia bakal menjadi salah satu negara dengan perekonomian terbesar di 2045. Dia bilang, jika terpilih nanti akan memperbaiki pelayanan kesehatan.

"Indonesia ekonomi terbesar kelima di 2045 harus layanan prima bagi masyarakat JKN di bawah Prabowo-Sandi akan diteruskan," ujarnya.



Sandiaga menuturkan, akan mendatangkan aktuaria dari Hong Kong untuk membenahi pelayanan kesehatan ini.

"Kita akan panggil aktuaria dari HongKong putra-putri terbaik," ujarnya.

Video: Ma'ruf Akan Tingkatkan Kesehatan, Sandiaga Fokus Pembenahan Sistem

[Gambas:Video 20detik]



"Negara tidak boleh pelit, obat tidak tersedia karena pengelolaan yang belum sempurna, di bawah Prabowo-Sandi di 200 hari pertama kita hitung jumlahnya berapa, kita beri pelayanan yang prima, tenaga medis dibayar tepat waktu, rumah sakit tidak boleh pelayanan turun karena tidak dibayar tepat waktu," sambungnya.

(eds/eds)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com