Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 19 Mar 2019 15:37 WIB

Soal Subsidi Tarif MRT Jakarta, Jokowi: APBD DKI Gede

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Jokowi Jajal MRT Jakarta/Foto: Rengga Sancaya Jokowi Jajal MRT Jakarta/Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Tarif MRT Jakarta saat ini masih belum diputuskan. Subsidi yang diperuntukkan bagi moda transportasi massal itu masih dibahas di DPRD DKI Jakarta lantaran anggarannya kini lebih tinggi dibanding perencanaan yang sebelumnya telah dipaparkan.

Saat ditanya mengenai tarif MRT Jakarta yang belum ditetapkan, Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengaku menyerahkan sepenuhnya ke Pemprov DKI Jakarta. Dia berharap tarif bisa diputuskan sebelum MRT Jakarta diresmikan pada Minggu (24/3) mendatang.

"Tarifnya nanti diputuskan Gubernur dan DPRD. Kalau bisa diputuskan sebelum diresmikan," katanya saat menjajal kereta MRT Jakarta, Selasa (19/3/2019).


Sebelumnya, Pemprov DKI, mematok subsidi yang harus digelontorkan untuk MRT dengan tarif keekonomian Rp 31 ribu adalah Rp 21 ribu. Dengan jumlah itu penumpang MRT akan membayar tarif sebesar Rp 10 ribu.

Jokowi kemudian melirik Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang ada di sebelahnya. Jokowi bilang anggaran Pemprov DKI Jakarta cukup besar untuk menanggung subsidi tiket MRT Jakarta.


"DKI memiliki fiskal yang cukup, yang gede. Ya nggak Pak Gubernur?" katanya.

Diketahui Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2019 untuk subsidi tarif MRT dan LRT sebelumnya telah ditentukan sekitar Rp 650 miliar. Adapun subsidi yang harus digelontorkan Pemprov DKI untuk tarif Rp 8.500/10 km sebesar Rp 365 miliar/tahun, sedangkan tarif Rp 10.000/10 km butuh biaya subsidi sebesar Rp 338 miliar. (eds/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed