Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 21 Mar 2019 12:56 WIB

The Fed Tahan Bunga Acuan, Darmin: Ekonominya Nggak Bagus

Hendra Kusuma - detikFinance
Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance Foto: Fadhly Fauzi Rachman/detikFinance
Jakarta - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution menilai keputusan The Fed tidak menaikkan suku bunga acuan (Fed Fund Rate/FFR) dikarenakan kondisi ekonomi Amerika Serikat (AS) tengah tidak baik.

The Fed sendiri sudah merilis keputusannya dan mengakhiri siklus kenaikan suku bunga selama tiga tahun belakangan ini.

"Nggak akan menaikkan lha, ekonominya nggak bagus-bagus amat. Jangan takut," kata Darmin di ICE BSD, Banten, Kamis (21/3/2019).

Mantan Dirjen Pajak ini menilai, Bank Indonesia (BI) pun bisa mengikuti langkah Bank Sentral negeri Paman Sam yang tidak menaikkam suku bunga.

"Ya kita juga arahnya nggak usah naikkan juga, bagus-bagus saja, tidak ada gejolak," ujar dia.


Sebelumnya, Bank Sentral Amerika Serikat (AS) The Federal Reserve (The Fed) mempertahankan suku bunga acuannya (Fed Fund Rate/FFR). Hal itu diumumkan pada hari Rabu waktu setempat.

Dikutip detikFinance dari CNBC, Kamis (21/3/2019), The Fed mempertahankan suku bunganya dan mengindikasikan bahwa tidak ada lagi kenaikan di tahun ini.

Dengan tidak adanya kenaikan, suku bunga The Fed berada di kisaran 2,25% hingga 2,5%. Nilai tukar menjadi alasan The Fed menahan suku bunga.

Diperkirakan The Fed akan mempertahankan suku bunga acuan di sepanjang 2019 ini, kecuali kondisi berubah secara signifikan.



Simak Juga "Pengamat: Kartu Prakerja Jokowi Tanda Isu Ekonomi Penting":

[Gambas:Video 20detik]



The Fed Tahan Bunga Acuan, Darmin: Ekonominya Nggak Bagus
(hek/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com