Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 22 Mar 2019 10:57 WIB

Harga Bawang Putih Naik, Pemerintah Putuskan Impor 100.000 Ton

Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance Foto: Puti Aini Yasmin/detikFinance
Jakarta - Pemerintah menugaskan Perum Bulog untuk mengimpor 100 ribu ton bawang putih. Hal itu dilakukan karena harga mengalami kenaikan.

Menurut Deputi Pangan dan Pertanian Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Musdalifah Machmud harga bawang putih saat ini mengalami kenaikan. Bahkan, badan pusat statistik (BPS) mencatat harga bawang mencapai Rp 48 ribu per kilogram (kg).

"Harga bawang tinggi, lagi naik harganya Rp 45 ribu kalau BPS catat itu Rp 48 ribu rata-rata," katanya kepada detikFinance, Jumat (22/3/2019).

Lebih lanjut, ia mengungkapkan kenaikan harga tersebut dikarenakan izin impor yang belum keluar sejak awal tahun. Alhasil, stok di dalam negeri menipis.


Maka dari itu, untuk mengatasi menipisnya stok, pemerintah memutuskan agar Perum Bulog mengimpor bawang putih.

"Itu memang karena izin impor tahun 2019 belum terbit. Jadi Bulog diberikan penugas untuk itu mengingat Ramadhan juga," sambung dia.

Senada dengan itu, salah satu importir yang enggan disebutkan namanya juga mengungkapkan ada kenaikan harga di tingkat importir. Kenaikan harga tersebut mencapai Rp 5 ribu per kg.


"Ada kenaikan dari awal tahun itu kan Rp 12.000 sampai Rp 14.000 itu naik Rp 5 ribu. Sekarang Rp 18.000 sampai Rp 20.000," tutup dia.

Harga Bawang Putih Naik, Pemerintah Putuskan Impor 100.000 Ton
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com