Menkeu AS: Badai Hantam Ekonomi AS dalam Jangka Pendek
Sabtu, 24 Sep 2005 12:27 WIB
Jakarta -
Badai yang terus-menerus menghantam wilayah Amerika Serikat (AS) akan menghantam perekonomian terbesar di dunia ini dalam jangka pendek. Badai juga akan memundurkan perkembangan pengurangan defisit AS."Dalam jangka pendek, jelas sekali hal itu (badai) akan membawa dampak negatif pada perekonomian AS," kata Menteri Keuangan AS John Snow usai pertemuan G7 seperti dikutip dari AFP, Sabtu (24/9/2005).Namun demikian, Snow menegaskan bahwa AS tetap berkomitmen untuk memangkas defisit anggarannya menjadi setengah dalam jangka pendek. "Namun kemungkinan defisit akan lebih besar dalam periode jangka pendek," ujar Snow.Dengan ancaman membengkaknya defisit, Snow meminta agar negara lain terutama Jepang dan Uni Eropa harus membuat kebijakan untuk menggalakkan konsumsi guna membantu memulihkan ketidakseimbangan ekonomi.Mengenai perekonomian dunia sendiri, Snow menilai saat ini masih dalam posisi yang cukup baik dengan inflasi yang tetap terkendali. Snow juga menyampaikan soal kecemasan G7 terhadap melonjaknya harga minyak dunia. G7 selanjutnya akan mengambil sejumlah langkah untuk meningkatkan suplai, disertai dengan melakukan konservasi energi dalam rangka mengurangi permintaan. "Harga energi yang lebih tinggi menimbulkan risiko bagi perekonomian. Badai Katrina telah memberi kontribusi terhadap gangguan suplai, dan sekarang seperempat kapasitas kilang minyak AS berada di jalur badai Rita," ujar Snow. Untuk itu, AS menyambut baik langkah yang diambil negara-negara G7 untuk memperhatikan masalah suplai minyak ini. Belum selesai perbaikan ekonomi setelah dihantam badai Katrina, kini wilayah AS kembali dihantam badai Rita yang memiliki kekuatan yang hampir sama dengan Katrina. Padahal akibat Katrina sendiri telah menimbulkan kerugian hingga US$ 100 miliar, yang hampir sama dengan kerugian akibat peristiwa serangan 11 September 2001. Namun belum diperoleh informasi mengenai kerugian yang diakibatkan oleh badai Rita ini.
(qom/)
Anda menyukai artikel ini
Artikel disimpan










































