Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 27 Mar 2019 15:43 WIB

Tiket Pesawat Disebut Mahal, INACA: Tak Ada Aturan yang Dilanggar

Herdi Alif Al Hikam - detikFinance
Foto: Rachman Haryanto Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Ketua Indonesia National Air Carrier Association (INACA) Ari Ashkara menepis anggapan bahwa tiket pesawat masih mahal. Justru menurutnya semua maskapai di Indonesia sudah menentukan harga sesuai batas tarif.

"Harga tidak ada perubahan dari April 2016 dan sesuai dengan peraturan Menhub (Menteri Perhubungan) mengenai tarif atas dan tarif bawah," ungkap Ari kepada detikFinance, Rabu (27/3/2019).

Ari menilai tarif yang ditawarkan maskapai penerbangan saat ini sudah sesuai. Dia menegaskan tidak ada aturan yang dilanggar.

"Tidak ada aturan yang di langgar," kata Ari.


Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menilai harga tiket masih mahal. Pada pertemuan keduanya dengan Persatuan Hotel Republik Indonesia (PHRI) mereka sepakat menyebutkan bahwa maskapai masih belum menurunkan tarifnya.

Dalam notulensi rapat yang beredar di kalangan media, terungkap bahwa Luhut sangat menyesali harga tiket pesawat yang tidak pernah turun. Padahal pemerintah sudah sering menyampaikan imbauan kepada operator, dalam hal ini maskapai.

"Masalah airlines ticket menimbulkan banyak persepsi di masyarakat dan dapat menimbulkan kegaduhan persepsi," demikian penjelasan Menko Kemaritiman dalam notulensi rapat dengan kop surat dari Badan Pimpinan Pusat Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) tersebut.

(fdl/fdl)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com