Anak Buah Sri Mulyani 'Disikat' PNS Kementerian PANRB

Anak Buah Sri Mulyani 'Disikat' PNS Kementerian PANRB

Sylke Febrina Laucereno - detikFinance
Jumat, 29 Mar 2019 10:26 WIB
Anak Buah Sri Mulyani Disikat PNS Kementerian PANRB
Foto: Sylke Febrina Laucereno/detikFinance
Jakarta - Hari ini Kementerian Keuangan, Kementerian PANRB, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) dan Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK) hari ini menggelar pertandingan mini turnamen sepakbola persahabatan di Stadion Utama GBK.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati turut menghadiri pertandingan sepakbola yang diikuti oleh pejabat eksekutif antar lembaga negara tersebut. Pertandingan yang digelar selama 15 ini terlihat sangat seru, pasalnya pejabat yang biasanya mengurusi urusan negara berlarian mengejar si kulit bundar.

Tim Kementerian Keuangan harus berhadapan dengan Kementerian PANRB. Dalam pertandingan tim pengurus keuangan negara ini menurunkan pemain dari eselon I dan eselon II seperti Direktur Jenderal Bea dan Cukai Heru Pambudi yang menjadi kapten dalam tim tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT


Pertandingan berjalan seru, pasalnya tim Kemenkeu mulai menyerang pertahanan Kementerian PANRB yang menurunkan pemain-pemain muda.

"Ayo pak Heruuuu, pak Rioooo. Terus seraang!" seru Sri Mulyani bersemangat di sisi lapangan.

Namun, akhirnya Sri Mulyani harus menelan pil pahit, karena anak buahnya 'disikat' sebab gawangnya kebobolan oleh pemain Kementerian PANRB di menit ke 10.

Sebagai suporter, Sri Mulyani tampak kecewa. Namun ia tetap bersemangat untuk menyoraki tim Kemenkeu hingga pertandingan usai. Jadi pertandingan sepakbola ini dimenangkan oleh Kementerian PANRB dengan skor 1-0 untuk Kemenkeu.

Setelah pertandingan, Sri Mulyani menyebut jika kekalahan tim nya adalah karena PANRB menurunkan banyak pemain muda. "Mereka (tim PANRB) menurunkan pemain muda, kalau kita (Kemenkeu) tadi menurunkan eselon I dan eselon II. Vitalitasnya berbeda," ujar dia. (kil/zlf)

Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini
Hide Ads