Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 04 Apr 2019 11:10 WIB

Petinggi AS-China Bertemu Pekan Ini, Jadi Rujuk?

Vadhia Lidyana - detikFinance
Foto: Nadia Permatasari/Infografis Foto: Nadia Permatasari/Infografis
Jakarta - Setelah pertemuan 31 Januari lalu antara Presiden Amerika Serikat (AS), Donald Trump dengan Wakil Perdana Menteri China Liu He, direncanakan kedua belah pihak tersebut akan mengadakan pertemuan lagi pada hari ini, Kamis (4/4/2019).

Dilansir dari CNBC, Kamis (4/4/2019), pertemuan penting tersebut dijadwalkan berlangsung pada pukul 4:30 sore Waktu AS di kantor oval, Gedung Putih.

Pertemuan antara Trump dengan Liu mendatang dilakukan untuk menindaklanjuti kesepakatan yang telah dirundingkan. Namun, menurut laporan Financial Times pada Selasa (2/4/2019), kendalanya terletak pada penerapan perjanjian.


Pada pertemuan lalu, penasihat ekonomi Gedung Putih, Larry Kudow mengatakan bahwa China mengakui keluhan yang disampaikan AS terkait perang dagang adalah benar. Keluhan-keluhan tersebut di antaranya, pencurian kekayaan intelektual, pengalihan teknologi secara paksa, dan peretasan di dunia maya.

"Untuk pertama kalinya mereka mengakui bahwa poin-poin kita ada benarnya," kata Kudow dalam acara The Christian Science Monitor. Sebelumnya Kudow mengatakan, "Mereka (China) tadinya menyangkal." tuturnya.


Pada intinya, perang dagang AS-China dititikkan pada penegakan hukum. Wakil Presiden Eksekutif Urusan Kamar Dagang Internasional AS Myrion Brilliant mengatakan pada CNBC Februari lalu, "tanpa adanya penegakan hukum, kesepakatan ini gagal. Perlu dipastikan kedua belah pihak percaya akan satu sama lain bahwa kesepakatan ini dapat berlanjut dan terverifikasi," (zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed