Follow detikFinance Follow Linkedin
Selasa, 09 Apr 2019 16:18 WIB

Jawab Isu Pegawai BUMN, TKN: Tidak Benar, Kampanye Saja Belum

Achmad Dwi Afriyadi - detikFinance
Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Ace Hasan Syadzily/Foto: dok. pribadi Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Ace Hasan Syadzily/Foto: dok. pribadi
FOKUS BERITA Kontroversi HUT BUMN
Jakarta - Juru bicara Tim Kampanye Nasional (TKN) Ace Hasan Syadzily menepis adanya permintaan pegawai Badan Usaha Milik Negara (BUMN) untuk ikut kampanye calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi). Menurut Ace, kabar tersebut tidak benar. Dia pun berpandangan, isu itu dilempar oleh orang yang pernah menikmati fasilitas atau jabatan di BUMN.

"Tidak benar, kampanye saja belum. Kok sudah ada tuduhan seperti itu. Ini pasti tuduhan dari orang yang pernah menikmati fasilitas dan jabatan di BUMN," katanya kepada detikFinance, Selasa (9/4/2019).

Ace pun mengatakan, TKN tidak akan menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan kampanye.

"Kami tidak menggunakan fasilitas negara untuk kepentingan kampanye," imbuhnya.


Permintaan pegawai BUMN untuk ikut kampanye sedang hangat dibahas di media sosial (medsos). Salah satu yang mengkritik ialah Pengamat BUMN Said Didu.

Lewat laman media sosialnya Facebook, Said menuding BUMN berpolitik.

"BUMN berpolitik," kata Said Didu seperti dikutip detikFinance.

"Sulit dibantah bahwa BUMN sudah dimanfaatkan untuk kepentingan politik penguasa yang dibungkus dengan acara ulang tahun," tambahnya.



Jawab Isu Pegawai BUMN, TKN: Tidak Benar, Kampanye Saja Belum
(ara/ara)
FOKUS BERITA Kontroversi HUT BUMN
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com