Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 10 Apr 2019 11:24 WIB

Bappenas: Orang Miskin RI Lebih Banyak dari Penduduk Australia

Trio Hamdani - detikFinance
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro/Foto: Pool Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro/Foto: Pool
Jakarta - Jumlah pengangguran dan penduduk miskin di Indonesia masih tinggi. Itu menjadi pekerjaan rumah bagi pemerintah untuk mengurangi jumlahnya. Saat ini masih ada 7 juta pengangguran dan 26 juta penduduk miskin di Indonesia.

Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro mengatakan, jumlah penduduk miskin di Indonesia lebih banyak dari total penduduk Australia sekitar 25 juta orang.

"26 juta penduduk Indonesia yang miskin, yang hidup di bawah standar garis kemiskinan itu ternyata lebih besar dari total penduduk Australia. Jadi kembali lagi menangani Indonesia tidak gampang," katanya dalam Musrenbang Provinsi DKI Jakarta di Balai Agung, Jakarta Pusat, Rabu (10/4/2019).


Berikutnya adalah angka pengangguran di Indonesia yang kata Bambang lebih besar total penduduk Singapura sekitar 5 juta orang. Ini juga menjadi tugas berat pemerintah.

"Nah tentunya upaya kita gimana bisa kurangi ini. Kalau 7 juta jelas bukan angka yang kecil. 7 juta pengangguran di Indonesia lebih besar dari total penduduk Singapura," ujarnya.

"Jadi menangani masalah di Indonesia memang nggak gampang. Tidak semata-mata kita bisa dibandingkan begitu saja dengan negara tetangga," paparnya.


Untuk itu, dia meminta pemerintah daerah memiliki strategi dan tidak hanya bergantung pada pemerintah pusat dalam mengentaskan kemiskinan dan pengangguran.

"Di Ambon misalnya saya tekankan jangan semuanya bergantung pada apa kebijakan ekonomi nasional, harus ada upaya kebijakan lokal untuk ciptakan lapangan kerja dan mencari strategi terbaik untuk mengurangi kemiskinan," tambahnya. (ara/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: promosi[at]detikfinance.com
Iklan: sales[at]detik.com
News Feed