ADVERTISEMENT
Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 11 Apr 2019 08:36 WIB

Fakta di Balik Bangkitnya BUMN 'Si Unyil' dari Mati Suri

Fadhly Fauzi Rachman - detikFinance
Halaman 1 dari 4
Foto: (chandrasambas/dTraveler) Foto: (chandrasambas/d'Traveler)
Jakarta - Nama perusahaan pembuat film 'Si Unyil' yaitu Perum Produksi Film Negara (PFN) kembali hadir meramaikan industri perfilman. PFN baru meluncurkan film remaja berjudul Kuambil Lagi Hatiku pada Maret 2019 kemarin.

Film ini merupakan layar lebar teranyar yang dibuat PFN setelah lebih dari dua dekade tak berproduksi. BUMN perfilman itu seakan bangkit dari mati suri setelah 26 tahun tertidur.

Sejatinya, PFN pernah berjaya di tahun 1980-an, ketika membuat film-film fenomenal seperti film G30S/PKI dan film serial anak Si Unyil. Pada masa keemasannya, PFN juga memiliki beberapa studio, bioskop, hingga laboratorium perfilman super modern saat itu.

Tapi setelahnya, PFN menghadapi guncangan hingga seperti mati dimakan zaman. PFN pun sempat masuk sebagai kategori BUMN dhuafa alias yang merugi pada periode 2000-an.

Kembalinya PFN di 2019 ini pun diharapkan menjadi suplemen penyegar bagi perkembangan industri film nasional saat ini. Simak berita lengkapnya.

(fdl/ang)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com