Follow detikFinance Follow Linkedin
Jumat, 12 Apr 2019 10:55 WIB

Menang Lelang Mobil Negara, Kok Tak Bisa Dapat BPKB dan STNK?

Hendra Kusuma - detikFinance
Ilustrasi/Foto: Ruly Kurniawan
Jakarta - Andry Prasetyo mengaku bingung lantaran proses permohonan penerbitan surat-surat kendaraan yang dimenangkan dari lelang negara tidak pernah disetujui pihak Samsat.

Andry menceritakan, sejak 28 Juni 2018 ia telah menjadi pemenang lelang mobil eks Pemda Morotai yang dilelang oleh Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Ternate.

"Di situ disebutkan tidak ada BPKB dan STNK, tapi dari pihak KPKNL menyebutkan bisa dengan risalah pemenangan," kata Adry saat dihubungi detikFinance, Jumat (12/4/2019).


Sejak 28 Juni 2018, Andry mengaku sudah mengurus administrasi penerbitan BPKB dan STNK kepada Samsat Maluku Utara namun ditolak. Alasannya, karena mobil yang dimenangkan tidak ada BPKB dan STNK aslinya.

Padahal, kata Andry, kasus serupa di wilayah lain pun bisa diterbitkan hanya dengan memegang risalah pemenangan lelang. Dokumen tersebut juga menjadi bukti yang kuat bagi Samsat menerbitkan surat-surat kendaraan bermotor.

"Risalah itu sudah ada di Perkapolri Nomor 5 Tahun 2012 Pasal 1," ujar dia.


Oleh karena itu, dirinya meminta pihak KPKNL Ternate berkoordinasi dengan Samsat Kapolda Maluku Utara untuk mengatasi persoalan penerbitan surat kendaraan yan berasal dari hasil lelang.

"Saya urus kan agar bisa bayar pajak dan PNBP," ungkap dia. (hek/ara)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com