Jokowi Siapkan Kartu Pra Kerja, Bisa Training di Luar Negeri

Eduardo Simorangkir, Puti Aini Yasmin - detikFinance
Sabtu, 13 Apr 2019 20:54 WIB
Foto: Jokowi dan Ma'ruf Amin di panggung debat pamungkas. (Dwi-detikcom)
Jakarta - Capres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) kembali memamerkan program 3 'kartu sakti' yang dia usung dalam kontestasi pemilihan Presiden 2019. Kartu ini digunakannya untuk mewujudkan kesejahteraan sosial, yang terdiri dari kartu Indonesia Pintar, kartu Pra Kerja dan kartu Indonesia Sehat.

Untuk kartu pra kerja, Jokowi bilang pemerintah akan mengadakan program training bagi para calon/pekerja di luar negeri. Kartu ini kata dia juga akan membantu para pengangguran yang belum mendapatkan pekerjaan.

"Kami harap anak-anak yang tidak mampu bisa kuliah. Kami juga keluarkan kartu Pra Kerja, kami akan lakukan pelatihan-pelatihan di dalam negeri dan luar negeri. Bagi lulusan SMK, dan lainnya dan PHK," katanya dalam debat kelima Pilpres di Hotel Sultan, Jakarta, Sabtu (13/4/2019).


Selain itu ada kartu yang menyediakan harga sembako murah. Harga ini akan disubsidi oleh pemerintah.

"Kami juga keluarkan kartu sembako murah. Ibu-ibu bisa beli sembako murah karena kami diskon dari subsidi," ungkapnya.


Selain kartu, Jokowi juga menyinggung bahwa pembangunan infrastruktur saat ini tidak dilakukan hanya di pulau Jawa tapi merata di seluruh Indonesia. Harapannya, mampu membuka kawasan industri baru.

"Kami membangun infrastruktur tidak di Jawa, bukan Jawa sentris tapi Indonesia sentris. Dengan itu kami ingin ada titik baru di luar jawa, baik kawasan industri kecil, ekonomi khusus," ungkap dia.

Pemerataan tersebut, kata Jokowi, juga mampu mendorong perekonomian di daerah. Ia memberi contoh adanya barang yang diproduksi oleh masyarakat sekitar.

"Untuk pariwisata untuk barang-barang yang juga akan berimbas ke bahan-bahan kerajinan desa. Kami juga ingin terus perjuangkan kemandirian ekonomi Indonesi," tutup dia. (dna/dna)