Follow detikFinance Follow Linkedin
Rabu, 17 Apr 2019 14:19 WIB

Investor Wait and See Hasil Pilpres 2019

Trio Hamdani, Puti Aini Yasmin - detikFinance
Foto: Trio Hamdani Foto: Trio Hamdani
Jakarta - Tidak sedikit kalangan menilai investor cenderung wait and see alias menunda investasi di Indonesia karena adanya Pemilu 2019. Pemilu 2019 dianggap menimbulkan ketidakpastian soal arah kebijakan Indonesia 5 tahun ke depan.

Namun, Menteri Koordinator Perekonomian Darmin Nasution meramal, investor bakal kembali mendapatkan kepastian setelah pemilu selesai sehingga investasi bisa berjalan normal.

"Kalau investasi iya (selesainya pemilu akan narik kepastian investor berinvestasi di Indonesia). Tentu akan membuat orang menjadi lebih pasti dan lebih jelas," kata Darmin usai di TPS 20, Kelurahan Pancoran, Jakarta Selatan, Rabu (17/4/2019).


Dia memberi catatan, pemilu ini harus sudah benar-benar keluar hasilnya, yaitu siapa yang menang dalam kontestasi politik 5 tahunan ini. Baru dengan begitu investor sudah bisa menentukan apakah bakal berinvestasi atau menahan diri.

"Ya itu harus selesai dulu pemilunya benar-benar hasilnya maksud saya. Itu kemudian tentu saja akan membuat orang mengambil keputusan ya," tambahnya.

Sementara itu, Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukita mengatakan selama masa pemilihan umum (pemilu) investor masih menunggu dan melihat situasi. Namun dengan pelaksanaan yang berlangsung baik hal ini akan memberikan dampak positif terhadap dunia perdagangan.

"Menurut saya dengan melihat proses itu sendiri mereka percaya bahwa kita cukup dewasa dalam melaksanakan demokrasi. Tapi yang penting ini prosesnya berjalan dengan baik pasti berikan satu rasa percaya dari para investor," terang dia usai mencoblos, Rabu (17/4/2019).

Ia mengungkapkan, beberapa negara tetangga bahkan sudah berjanji untuk kembali membicarakan terkait kerja sama dengan Indonesia usai penyelenggaraan pemilu.


"Mereka sudah, teman-teman beberapa negara sudah ada janjian, kontak-kontak par telpon menteri, katanya setelah hari itu (pemilu)," ungkap dia.

Sementara itu, ia menilai masih ada hoax atau berita bohong yang muncul saat penyelenggaraan pemilu. Sebab, berdasarkan pantauannya, penyelenggaraan aman dari kegiatan pengerahan massa.

"Aman, nyaman tidak seperti yang diembuskan ada pengerahan massa dan segala macem. Makasih pada aparat keamanan, yang buat suasana kondusif dan yang penting takut sama pers. Bagus lah ini nyaman, enak," tutup dia.

Investor Wait and See Hasil Pilpres 2019
(zlf/zlf)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com