Follow detikFinance Follow Linkedin
Kamis, 18 Apr 2019 11:17 WIB

Unggul di Hitung Cepat, Catat Nih Visi Misi Ekonomi Jokowi

Eduardo Simorangkir - detikFinance
Foto: Rengga Sancaya Foto: Rengga Sancaya
Jakarta - Capres/cawapres nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi) dan KH Ma'ruf Amin unggul dalam hitung cepat atau quick count pilpres 2019 di sejumlah lembaga survei. Meski pengumuman resmi dari Komisi Pemilihan Umum (KPU) baru dirilis 22 Mei nanti, menarik untuk menengok lagi apa saja visi dan misi paslon petahana tersebut di bidang ekonomi.

Pasangan petahana ini memiliki visi Terjuwudnya Indonesia Maju yang Berdaulat, Mandiri dan Berkepribadian Berlandaskan Gotong-Royong. Dari visi-misi tersebut, mereka yakin bahwa persatuan Indonesia dan gotong royong akan menjadi kekuatan kerja bersama dalam melakukan transformasi dan berbagai lompatan kemajuan.

Dikutip dalam dokumen Visi-Misi Jokowi-Ma'ruf, setidaknya ada sembilan program yang jadi fokus untuk pencapaian visi tersebut.


Misi Jokowi-Ma'ruf Amin di bidang ekonomi sendiri tertuang dalam dua dari sembilan misi yang diajukan. Kedua misi di bidang ekonomi tersebut adalah struktur ekonomi yang produktif, mandiri dan berdaya saing serta menciptakan pembangunan yang merata dan berkeadilan.

Kua misi dalam bidang ekonomi tersebut kemudian dituangkan dalam empat gagasan besar. Di antaranya menumbuhkan kewirausahaan, menguatkan kesetaraan gender dan pemberdayaan perempuan, struktur ekonomi yang produktif, mandiri, dan berdaya saing, serta pembangunan yang merata dan berkeadilan.


Berikut daftar program ekonomi Jokowi-Ma'ruf Amin:

1. Menumbuhkan Kewirausahaan

- Mempercepat tumbuhnya wirausahawan muda dengan penyediaan fasilitas pendidikan dan pelatihan kewirausahaan yang melibatkan komunitas pendidikan dan sektor ekonomi kreatif.
- Mempercepat tumbuhnya Santripreneur melalui kemitraan pesantren dan lembaga pendidikan keagamaan yang sejenis, dengan dunia kerja.
- Mempercepat tumbuhnya wirausahawan sosial dengan pemberian insentif bagi kegiatan wirausaha sosial.
- Mendorong/memfasilitasi jenis-jenis usaha dan pekerjaan baru dengan regulasi yang lebih adaptif.
- Memberikan jaminan kemudahan berusaha serta memperbanyak penyediaan fasilitas untuk belajar dan kerja bersama (coworking space) dan memfasilitasi akses pada internet di tempat-tempat umum.
- Meningkatkan akses permodalan bagi wirausahawan baru dengan menggunakan model pembiayaan non-konvensional sehingga memudahkan wirausahawan baru yang tidak memiliki aset.
- Memfasilitasi perkembangan usaha rintisan dengan mengembangkan inkubator untuk mendampingi dan memfasilitasi, yang didukung oleh dunia usaha, BUMN, kampus, dan komunitas, maupun angel investor.
- Mendorong berkembangnya market place yang berorientasi ekspor.

2. Struktur Ekonomi yang Produktif, Mandiri, dan Berdaya Saing

- Memantapkan Penyelenggaraan Sistem Ekonomi Nasional yang Berlandaskan Pancasila
- Meningkatkan Nilai Tambah dari Pemanfaatan Infrastruktur
- Melanjutkan Revitalisasi Industri dan Infrastruktur Pendukungnya untuk Menyongsong Revolusi Industri 4.0.
- Mengembangkan Sektor-Sektor Ekonomi Baru
- Mempertajam Reformasi Struktural dan Fiskal
- Mengembangkan Reformasi Ketenagakerjaan

3. Pembangunan yang Merata dan Berkeadilan

- Redistribusi Aset demi Pembangunan Berkeadilan
- Mengembangkan Produktivitas dan Daya Saing UMKM Koperasi
- Mengembangkan Ekonomi Kerakyatan
- Mengembangkan Reformasi Sistem Jaminan Perlindungan Sosial
- Melanjutkan Pemanfaatan Dana Desa untuk Pengurangan Kemiskinan dan Kesenjangan di Perdesaan
- Mempercepat Penguatan Ekonomi Keluarga
- Mengembangkan Potensi Ekonomi Daerah untuk pemerataan pembangunan antar wilayah

4. Menguatkan Kesetaraan Gender dan Pemberdayaan Perempuan

- Meningkatkan keterlibatan perempuan dalam politik, pemerintahan, dan pembangunan.
- Menguatkan perencanaan dan penganggaran responsif gender.
- Meningkatkan akses perempuan/ibu untuk mendapatkan pelayanan kesehatan dan kesehatan reproduksi, terutama untuk menurunkan Angka Kematian Ibu.
- Meningkatkan akses anak-anak perempuan untuk memperoleh pendidikan.
- Memfasilitasi peran perempuan/ibu dalam penguatan ekonomi keluarga.
- Memfasilitasi perempuan untuk mengakses teknologi, pembiayaan dan pendampingan inovasi, termasuk untuk merintis usaha dan menjadi wirausahawan.
- Meningkatkan perlindungan terhadap perempuan dari segala bentuk kekerasan dan tindakan diskriminatif.
- Meningkatkan pelibatan perempuan/ibu dalam menjaga tumbuh kembang anak serta pendidikan karakter dalam keluarga.


Tonton juga video UPDATE! Quick Count Pilpres 2019:

[Gambas:Video 20detik]


Unggul di Hitung Cepat, Catat Nih Visi Misi Ekonomi Jokowi
(eds/hns)
Kontak Informasi Detikcom
Redaksi: redaksi[at]detikfinance.com
Media Partner: kerjasama[at]detik.com
Iklan: sales[at]detik.com